Deloo.id, Lombok Tengah – Sirkuit Mandalika bukan hanya akan menjadi saksi adu cepat kuda besi kelas dunia, tetapi juga panggung perubahan besar dalam tubuh kepolisian. Brigjen Pol Suhendri selaku Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Baharkam Polri, turun langsung memimpin apel pengecekan Alat Material Khusus (Almatsus) Satuan Pamobvit Polres Lombok Tengah, Rabu (1/10/2025).
Dalam apel penuh wibawa itu, Brigjen Suhendri menggebrak dengan seruan lantang: Polri harus berubah! Ia menegaskan, era kultur arogan dan militeristik harus ditinggalkan, diganti wajah Polri yang humanis, sipil, dan benar-benar melayani rakyat.
“Sudah banyak perubahan sejak reformasi, tapi yang belum tuntas adalah perubahan kultur. Kita harus bertransformasi, agar Polri benar-benar sipil dan dirasakan masyarakat sebagai pelindung, bukan penghalang,” tegas Suhendri saat memimpin apel.
Suhendri juga mengingatkan, setiap orang yang datang ke kantor polisi adalah manusia yang sedang terluka: entah korban tindak pidana, pencari keadilan, atau warga yang terhimpit masalah. Karena itu, polisi dituntut jadi penyejuk, bukan menambah beban.
“Kultur arogan harus kita kubur. Masyarakat menunggu bukti, bukan janji,” ujarnya penuh penekanan.
MotoGP Jadi Etalase Polri Baru
Tak hanya soal kultur, apel ini juga menyalakan semangat pengamanan event internasional paling bergengsi: MotoGP Mandalika. Brigjen Suhendri dengan percaya diri menyatakan seluruh jajaran, terutama Polres Lombok Tengah, siap seratus persen menjaga keamanan dan ketertiban ribuan penonton dari berbagai belahan dunia.
“MotoGP bukan hanya tontonan olahraga, tapi wajah Indonesia di mata dunia. Kita harus buktikan bahwa Polri siap menjadi penjaga pariwisata, penjamin rasa aman, dan penggerak ekonomi Lombok,” katanya, disambut tepuk tangan para personel.
Pengecekan Almatsus menjadi penutup kegiatan, memastikan seluruh perlengkapan tempur operasional benar-benar siaga menghadapi segala situasi. Dari helm taktis, rompi antipeluru, hingga kendaraan khusus—semua dipastikan dalam kondisi prima.
Lombok Tengah Jadi Magnet Dunia
Lebih jauh, Dirpamobvit Baharkam Polri juga menekankan pentingnya pengamanan sektor pariwisata. Menurutnya, rasa aman yang terjaga akan membuat wisatawan puas, betah, bahkan terdorong untuk menanamkan investasi.
“Keamanan adalah pondasi ekonomi. Jika wisatawan merasa nyaman, maka pariwisata akan menggeliat, investasi mengalir, dan Lombok Tengah bersinar di mata dunia,” tandasnya.
Apel akbar ini dihadiri pula oleh Kasubdit Pam Wisata KBP Noerwiyanto, Kasi Pam Wiswan AKBP Dr Reza Morandy Tarigan, Paur Pam Obwis Pembina Fitriana Nurhayati, Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, jajaran PJU Polres, serta ratusan personel Sat Pamobvit dan Sat Samapta. (Rdn)












