Drama Kelam Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Polsek Palmerah Bekuk Pasangan Muda

Deloo.id, Jakarta Barat – Misteri pembuangan bayi di depan Yayasan Yatim Kemanggisan, Palmerah, akhirnya terkuak. Setelah sepekan jadi buron, sepasang kekasih muda yang tega membuang darah dagingnya sendiri kini tak bisa lagi bersembunyi.

 

Polsek Palmerah dengan cepat mengendus jejak keduanya. ADP (26) ditangkap di kawasan Kebon Jeruk, sementara sang kekasih, LNW (19), diciduk di Kalideres, Selasa (30/9/2025) malam.

 

“Pelaku sudah kami amankan di dua lokasi berbeda,” tegas Wakapolsek Palmerah, Iptu Widodo, didampingi Kanit Reskrim, AKP Dede Soebari, Rabu (1/10/2025).

 

Hasil penyelidikan mengungkap fakta memilukan. Pasangan ini ternyata telah menikah siri, namun hubungan mereka tidak direstui orang tua. Rasa malu dan tekanan sosial membuat keduanya mengambil jalan pintas yang tragis: membuang bayi mereka yang baru lahir.

 

“Pelaku perempuan melahirkan seorang diri di sebuah ruangan tempat pasangannya bekerja sebagai office boy di Kelapa Dua, Kebon Jeruk. Bahkan, tali pusar bayi dipotong dengan gunting seadanya,” beber Iptu Widodo.

 

Bayi malang itu pertama kali ditemukan warga pada 21 September 2025, tergeletak di depan yayasan yatim. Dengan berat hanya 1,3 kilogram, kondisi si mungil begitu mengenaskan.

 

Ia sempat mendapat perawatan di Puskesmas lalu dirujuk ke RSUD Tarakan. Namun takdir berkata lain, nyawa sang bayi tak tertolong setelah 39 jam berjuang.

 

Kini, pasangan muda yang larut dalam aib hubungan gelap itu harus menanggung akibat perbuatannya. Polisi menjerat keduanya dengan pasal penelantaran anak, ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara menanti.

 

Kasus ini sontak menyulut perhatian publik. Bagaimana mungkin sepasang manusia yang dianugerahi buah hati justru tega membuangnya ke jalanan? Jawabannya satu: ketika rasa malu lebih besar dari rasa kemanusiaan. (Rdn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *