Deloo.id, Lombok – Sebanyak 140.324 penonton tumpah ruah di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, menjadikan ajang MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 sebagai yang paling ramai sepanjang sejarah penyelenggaraan.
Namun di balik euforia luar biasa itu, ada cerita heroik dari barisan Polisi Lalu Lintas dan aparat keamanan yang sukses mengendalikan lautan kendaraan tanpa menciptakan macet sedikit pun.
Selama tiga hari perhelatan MotoGP, arus lalu lintas menuju kawasan Mandalika tetap ramai lancar dan terkendali, meski ribuan mobil dan motor datang silih berganti dari berbagai penjuru Nusantara.
Mandalika Padat, Tapi Lancar!
Kabidhumas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K. menyebut bahwa keberhasilan ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari rekayasa lalu lintas yang matang dan koordinasi lintas sektor yang ketat.
“Meskipun jumlah penonton tembus 140 ribu dan kendaraan berjubel masuk ke kawasan Mandalika, Polisi berhasil mengurai arus kendaraan sehingga jalanan tetap ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti,” ujar Kombes Pol. Kholid, Minggu (4/10/2025).
Ribuan personel disebar di berbagai titik krusial — mulai dari gerbang masuk KEK Mandalika, area parkir, hingga jalur keluar sirkuit. Semua bergerak dalam satu irama, memastikan mobilisasi penonton berlangsung cepat, tertib, dan efisien.
Rekor Baru, Rekor Lancar!
Ajang MotoGP Mandalika 2025 tidak hanya mencatat rekor jumlah penonton tertinggi, tapi juga rekor kelancaran lalu lintas terbaik sejak pertama kali digelar.
Data mencatat, jumlah penonton meningkat 15,7 persen dibandingkan 2024, dan 36 persen lebih ramai di area VIP serta paddock.
Namun, di tengah lonjakan pengunjung yang fantastis, tidak ada kemacetan besar yang mencoreng citra penyelenggaraan event internasional ini.
“Keberhasilan Polda NTB mengelola lonjakan penonton sambil menjaga arus lalu lintas tetap lancar membuktikan profesionalisme aparat keamanan dalam mendukung suksesnya event kelas dunia di Mandalika,” tegas Kombes Pol. Kholid.
Keamanan Super Ketat, Kamtibmas Tetap Kondusif
Tidak hanya soal lalu lintas, kepolisian juga menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dengan pengawasan 24 jam.
Dari siang hingga malam, aparat terus berjaga di setiap sudut kawasan mulai dari tribun penonton, area komersial, hingga jalur evakuasi.
Hasilnya, tidak ada gangguan keamanan berarti selama tiga hari penuh. Semua berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebanggaan nasional.
Mandalika: Tak Hanya Balapan, Tapi Cermin Profesionalisme Bangsa
Kesuksesan pengamanan MotoGP Mandalika 2025 menjadi bukti nyata bahwa Indonesia siap dan mampu menjadi tuan rumah event berskala dunia.
Sirkuit yang indah, penonton yang antusias, dan aparat keamanan yang sigap membuat Mandalika bukan sekadar tempat balapan — tapi simbol kematangan bangsa dalam menyambut dunia.
“Tidak hanya rekor penonton yang pecah, tapi juga rekor kelancaran. Mandalika hari ini bukan cuma cepat di lintasan, tapi juga rapi di jalanan,” tutup Kombes Pol. Kholid dengan senyum puas. (Rdn)












