Deloo.id, Beijing – Panggung megah Wuhan Open 2025 akan kembali bergetar dengan kehadiran petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka.
Sang ratu lapangan keras siap menegaskan dominasinya dengan memburu gelar keempat beruntun di turnamen WTA level 1000 paling prestisius di Asia tersebut.
Setelah istirahat lebih dari sebulan pasca kemenangan gemilang di US Open, petenis berusia 27 tahun itu kembali beraksi dengan semangat membara. Bagi Sabalenka, Wuhan bukan sekadar turnamen ini adalah wilayah kekuasaannya.
“Saya merasa sangat prima. Saya tak ingin memaksakan tubuh saya terlalu cepat setelah kemenangan besar di New York. Sekarang saya siap memberikan performa terbaik dan mudah-mudahan kembali mengangkat trofi di sini,” jelas Sabalenka saat dikutip dari media ATP, Senin (6/10/2025).
Petenis asal Belarus itu datang ke Wuhan dengan rekor luar biasa: belum pernah kalah sejak debutnya di turnamen tersebut.
Total 17 kemenangan beruntun ia kantongi, termasuk tiga gelar pada 2018, 2019, dan 2024 menjadikannya penguasa absolut Wuhan Open.
Sabalenka yang kini telah mengoleksi empat gelar Grand Slam dan status runner-up Australian Open serta French Open 2025, mengaku banyak belajar dari musim yang penuh tantangan.
“Kekalahan di awal tahun membuat saya lebih kuat. Saya tahu kapan harus bersabar dan kapan harus meledak di lapangan. Semua itu membuat saya menjadi petenis yang lebih tangguh,” ungkapnya.
Di Wuhan musim ini, Sabalenka mendapat bye di babak pertama dan akan memulai perjalanannya di babak kedua menghadapi Anna Kalinskaya atau Rebecca Sramkova.
Dengan performa yang stabil dan aura juara yang sulit ditandingi, Sabalenka kini bukan hanya memburu gelar tetapi juga ingin menegaskan diri sebagai legenda hidup lapangan keras Asia.
“Saya menikmati setiap momen di Wuhan. Lapangan ini seperti rumah kedua bagi saya,” kata Sabalenka.
Dan jika sejarah berulang, maka dunia tenis bersiaplah menyaksikan satu hal Ratu Wuhan kembali menaklukkan tahtanya! (Rdn)












