Dari Brimob Tangsel untuk Anak Yatim di HUT Korps Brimob ke-80

Deloo.id, Jakarta – Pada Jumat pagi (14/11/2025), jajaran Eks Personil Brimob Polres Tangsel membuat suasana Yayasan Pembina Yatim Piatu Al-Ikhlas menjadi  haru, tawa, dan doa.

Kegiatan santunan anak yatim dikemas penuh kekeluargaan dan semangat kepedulian di Jalan Villa Mutiara No. 17, Kelurahan Sawah Baru, Ciputat, ini dipimpin oleh AKP Sulis Winardi dan wakilnya Ipda Rohanizar dan Ipda Rinto Hardianto, serta sekretaris merangkap bendahara Aiptu Untung Nugroho.

Acara Penuh Kehangatan, Doa, dan Ramah Tamah

Rangkaian acara dimulai pukul 09.00 WIB dan berjalan khidmat melalui pembukaan, sambutan ketua yayasan, sambutan ketua panitia, pembacaan doa, penyerahan santunan, ramah tamah, dan foto bersama.

Namun momen paling menggetarkan hati hadir ketika AKP Sulis Winardi naik ke podium menyampaikan pesan-pesan penuh kekuatan bagi anak-anak yatim.

AKP Sulis Winardi “Jangan Takut Bermimpi Besar Mungkin Suatu Hari Ada yang Jadi BRIMOB!”

Dalam sambutannya, Sulis tampil tegas namun hangat ciri khas seorang Bhayangkara. Ia menggugah semangat anak-anak dengan pesan yang menggema di seluruh ruangan.

“Jangan pernah merasa keterbatasan menghalangi kalian meraih masa depan,” tegasnya.

“Mimpi yang dijaga dengan sungguh-sungguh tidak akan berubah menjadi hampa,” Sulis menambahkan.

Dalam pernyataan mengejutkan yang membuat para peserta tersenyum bangga, Sulis membuka pintu harapan baru. “Saya berharap suatu hari nanti ada di antara adik-adik di sini yang berdiri gagah sebagai anggota Brimob,” katanya.

Pernyataan itu sontak menjadi sorotan memantik motivasi luar biasa bagi para anak binaan yayasan. Sulis menutup sambutan dengan komitmen kuat.

“InsyaAllah kami akan terus hadir. Silaturahmi ini tidak boleh putus,” katanya.

Dirgahayu Brimob ke-80: Tak Sekedar Perayaan, tapi Keberlanjutan Pengabdian

Kegiatan sosial ini menjadi bukti bahwa semangat Brimob tidak berhenti saat masa dinas berakhir.

Eks Personil Brimob Polres Tangsel membuktikan bahwa jiwa pengabdian melekat seumur hidup, terutama dalam berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Atmosfer acara ditutup dengan doa bersama, tawa hangat, dan sesi foto yang menggambarkan rasa syukur serta kebersamaan.

Santunan ini bukan hanya perayaan ulang tahun kesatuan. Ini adalah pernyataan bahwa nilai-nilai Brimob pengabdian, keberanian, dan kemanusiaan terus hidup dan diteruskan dari generasi ke generasi.

Dengan kegiatan semacam ini, masyarakat menyaksikan bahwa Brimob, bahkan para eks anggotanya, tetap hadir di tengah warga sebagai kekuatan pengayom yang tidak lekang oleh waktu. (RDN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *