Deloo.id, Beijing – Petenis muda Amerika Serikat Amanda Anisimova tampil menggila di China Open 2025!
Untuk kali pertama dalam kariernya, petenis berusia 24 tahun itu sukses merengkuh dua gelar WTA 1000 dalam satu musim, usai menaklukkan Linda Noskova dengan skor dramatis 6-0, 2-6, 6-2 di partai final, Minggu (5/10).
Kemenangan ini menegaskan dominasi Anisimova di musim 2025, di mana ia telah mengoleksi 43 kemenangan dan mencapai lima final turnamen bergengsi termasuk di US Open, Queen’s Club, dan Wimbledon.
Dalam duel puncak di Beijing, Anisimova tampil seperti badai di set pertama, menghancurkan Noskova tanpa ampun dengan skor telak 6-0.
Meski sempat kehilangan kendali di set kedua, ia bangkit dengan mental baja di set penentuan untuk memastikan trofi berpindah ke tangannya.
Petenis peringkat 4 dunia itu mencatat statistik impresif dengan memenangkan 67 persen poin dari servis pertama dan mematahkan lima kali servis lawan.
Tak hanya itu, ia sebelumnya juga menumbangkan juara bertahan Cori Gauff dan petenis tangguh Jasmine Paolini dalam perjalanannya menuju mahkota juara.
“Ini kemenangan besar bagi saya. Beberapa minggu terakhir benar-benar berat, tapi saya belajar banyak tentang diri saya sendiri. Saya menemukan kekuatan yang sebelumnya saya pikir tidak saya miliki,” ujar Anisimova usai laga, dengan senyum penuh percaya diri yang dikutip dari media ATP, Senin (6/10/2025).
Meski prestasinya terus melesat, Anisimova mengaku masih memiliki banyak ruang untuk berkembang, terutama dari sisi mental. Ia menegaskan bahwa menjaga fokus dan ketenangan menjadi tantangan utama di tengah tekanan level dunia.
“Pikiran bisa mempermainkan Anda. Kadang muncul rasa ragu, bahkan saat tubuh masih mampu. Tapi minggu ini saya membuktikan bahwa saya bisa lebih kuat dari yang saya kira,” tambahnya.
Dengan hasil gemilang di Beijing, Anisimova dipastikan naik ke peringkat 3 dunia berdasarkan perolehan poin musim 2025 dan memastikan tiket ke WTA Finals di Riyadh.
Namun, sang bintang memilih tetap tenang dan tidak mengubah jadwalnya. Turnamen berikutnya yang akan ia lakoni adalah Wuhan Open, ajang WTA 1000 terakhir musim ini.
“Saya tidak mau terlalu jauh berpikir. Fokus saya hanya satu — tetap menikmati permainan dan terus berkembang,” tutupnya. (Rdn)












