Linda Noskova Harus Tumbang di Final China Open 2025

Deloo.id, Beijing – Mimpi indah Linda Noskova di China Open 2025 berakhir dengan cerita penuh drama. Petenis muda asal Republik Ceko itu tampil garang dan memukau sepanjang turnamen, sebelum akhirnya takluk dari Amanda Anisimova di final penuh tensi tiga set, 0-6, 6-2, 2-6, Minggu (5/10).

 

Meski gagal meraih trofi, performa Noskova di Beijing tetap mencuri sorotan dunia tenis. Untuk pertama kalinya dalam kariernya, petenis berusia 20 tahun itu melangkah ke final turnamen WTA level 1000 — pencapaian luar biasa yang menegaskan dirinya sebagai ancaman baru di puncak tenis putri dunia.

 

Set pertama berjalan berat bagi Noskova yang sempat ‘dibombardir’ pukulan keras Anisimova. Namun, sang rising star tak menyerah. Dengan mental baja, ia bangkit di set kedua dan menundukkan petenis peringkat empat dunia itu dengan permainan agresif yang memukau ribuan penonton di National Tennis Center, Beijing.

 

Sayang, di set ketiga, dewi fortuna enggan berpihak. Anisimova kembali menunjukkan kelasnya dan memastikan trofi jatuh ke tangan Amerika Serikat.

 

“Menurut saya, dia (Anisimova) benar-benar mengejar setiap poin yang bisa dicapainya,” ucap Linda usai laga saat dikutip dari media ATP, Senin (6/10/2025).

“Servisnya kuat, rally-nya cepat. Kadang, strategi apa pun tidak cukup menghadapi groundstroke sekuat itu. Saya hanya mencoba menjaga ritme dan jarak pukulan,” tambahnya.

 

Meski kalah, Linda pulang dengan kepala tegak. Prestasinya di Beijing mengantarkannya menembus 20 besar dunia untuk pertama kalinya lompatan besar bagi petenis muda yang baru dua tahun menapaki panggung elite WTA.

 

“Masuk 20 besar musim ini adalah impian besar bagi saya. Tapi saya tak ingin memberi beban berlebihan pada diri sendiri. Saya hanya ingin menikmati permainan,” ujar Linda.

 

Linda menegaskan bahwa fokus utamanya bukan sekadar peringkat, tetapi proses.

 

“Bisa bertanding di turnamen besar melawan pemain terbaik dunia adalah mimpi yang jadi kenyataan. Saya hanya ingin terus menikmati waktu saya di lapangan. Apa pun hasilnya, biarlah terjadi secara alami,” Linda menuturkan.

 

Setelah petualangan mengesankan di Beijing, Linda kini mengalihkan fokus ke Wuhan Open 2025, di mana ia akan menghadapi Yulia Putintseva asal Kazakhstan di laga pembuka.

 

Dengan semangat juang yang tak luntur, dunia kini menatap Linda sebagai permata baru tenis putri sosok muda yang siap menantang dominasi nama-nama besar. (Rdn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *