Deloo.id, Aceh Tamiang – Lapas Aceh Tamiang tenggelam hingga setinggi atap akibat banjir yang melanda wilayah Sumatera. Hal tersebut memaksa Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengambil langkah ekstrem melepas warga binaan demi menyelamatkan nyawa.
Dalam situasi yang nyaris tak bisa dipercaya, Menteri Agus mengungkapkan bahwa seluruh blok pemasyarakatan sudah tak lagi layak dihuni. Air bah yang mengamuk menerjang dinding-dinding lapas hingga beberapa bagian jebol, sementara arus banjir menutup total jalur evakuasi.
“Keadaan benar-benar darurat. Air sudah setinggi atap, sehingga warga binaan harus kita keluarkan agar tidak terjadi korban,” tegas Agus dalam keterangan resminya baru-baru ini.
Petugas lapas dikabarkan sempat berjuang keras mempertahankan keamanan sel, namun derasnya aliran banjir membuat semua upaya tak lagi memungkinkan.
Keputusan melepas warga binaan akhirnya menjadi pilihan paling rasional untuk mencegah tragedi kemanusiaan.
Pihak Ditjen Pemasyarakatan memastikan bahwa seluruh warga binaan yang keluar akan didata ulang dan ditertibkan kembali setelah kondisi memungkinkan.
Atas sikap Menteri Agus itu, masyarakat memberikan respon positif. Menurut mereka, Mantan Kabareskrim itu telah menunjukkan sikap kemanusiaan tanpa melihat perbuatan pidana.
“Memanusiakan manusia hebat,” tulis akun IG @fathurrhmns25
“Kemanusiaan yang utama, respect pak,” tulis akun IG @pejoeang_timoer
“Keputusan yang bijak dan sangat tepat…. demi keselamatan manusia…. semoga para tahanan mendapatkan Taufik Dan Hidayah dengan adanya ujian yang terjadi di Aceh…. semoga sehat selalu dan selamat semuanya Aamiin,” tulis akun IG @mullsdonat
Tidak sedikit warganet yang berempati atas bencana yang menimpa Aceh Tamiang sertu turut mendoakan Menteri Agus kesehatan dan keselamatan untuk para warga binaan.
“Semoga para tahanan, Allahh kasih hidayah dan taufiqNya agar berubah jadi pribadi lebih baik. Panjang umur dan sehat selalu bapak,” tulis akun IG @mahbub_mahbubah1402.
“Sehat selalu bapak,” tulis akun IG @anggatrirahwandi
“Hebat ,ini Ian darurat ,semoga para napi mendapat hidayah dan pengampunan dari Allah ,amiiiin,” tulis akun IG @medila_204
Pemerintah juga menyiapkan posko penampungan sementara, termasuk dukungan logistik bagi petugas dan keluarga mereka yang turut terdampak banjir.
Banjir Aceh Tamiang sendiri merupakan bagian dari rangkaian bencana besar yang dalam beberapa hari terakhir menenggelamkan ribuan rumah, memutus akses vital, melumpuhkan fasilitas publik, dan membuat sejumlah wilayah di Sumatera berada dalam kondisi lumpuh total.
Tragedi ini menjadi salah satu episode paling dramatis dalam sejarah penanganan bencana di Tanah Air, terutama ketika sebuah lapas harus dievakuasi secara besar-besaran demi menyelamatkan ratusan nyawa di dalamnya. (RDN)












