Polda Jabar Cek Makanan Pengungsi Banjir Karawang

Deloo.id, Jakarta – Polda Jawa Barat bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jabar bergerak cepat memastikan keamanan pangan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Karawang, Rabu (21/1/2026).

Langkah ini dilakukan guna menjamin makanan yang dikonsumsi masyarakat dalam kondisi aman, higienis, dan layak konsumsi.

Pengecekan dilakukan secara menyeluruh terhadap makanan siap saji maupun bahan pangan yang disalurkan kepada pengungsi dan warga terdampak.

Pemeriksaan mencakup kondisi fisik makanan, kebersihan, masa simpan, hingga potensi kandungan berbahaya yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah situasi pascabencana.

“Kami memastikan seluruh makanan yang diterima masyarakat terdampak banjir benar-benar aman untuk dikonsumsi. Mulai dari bahan baku hingga makanan siap saji dilakukan pengecekan agar tidak menimbulkan risiko kesehatan,” ujar Kombes Pol. Hendra kepada wartawan.

Menurutnya, langkah pengawasan pangan ini juga menjadi bagian penting dalam pencegahan penyakit pascabanjir, yang kerap muncul akibat konsumsi makanan tidak higienis atau telah melewati masa layak konsumsi.

Polda Jawa Barat memastikan koordinasi akan terus dilakukan dengan instansi terkait, tenaga kesehatan, serta pihak penyalur bantuan guna menjamin seluruh logistik pangan memenuhi standar keamanan.

“Kami ingin masyarakat terdampak banjir di Karawang merasa tenang dan terlindungi. Keamanan pangan adalah bagian penting dari perlindungan kesehatan,” tambahnya.

Kegiatan pengecekan makanan ini menjadi cerminan komitmen Polda Jawa Barat dalam memberikan pelayanan kemanusiaan secara menyeluruh, khususnya saat masyarakat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.

Dengan pengawasan ketat terhadap bantuan pangan, Polri berharap proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan lebih aman, sehat, dan bermartabat bagi seluruh warga terdampak. (BYD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *