Deloo.id, Jakarta – Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri kembali mencatat langkah penting dalam diplomasi kepolisian internasional.
Lembaga pendidikan bergengsi Polri itu menerima kunjungan kehormatan dari Kepala Kepolisian Rwanda, Commission General Felix Namuhoranye, bersama jajaran delegasi Rwanda National Police.
Rombongan disambut hangat oleh Ketua STIK-PTIK Lemdiklat Polri Brigjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si., didampingi para Wakil Ketua, Direktur, Pejabat Utama, dosen kepolisian, serta ASN STIK.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata eratnya hubungan kerja sama antara Polri dan Rwanda National Police, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu kepolisian di tingkat global.
Kuliah Umum Eksklusif: Policing Inklusif Jadi Katalis Keamanan dan Ekonomi
Dalam rangkaian kegiatan, Commission General Felix Namuhoranye juga memberikan kuliah umum eksklusif kepada mahasiswa STIK Lemdiklat Polri dengan tema:
“Inclusive Policing as a Catalyst for Security and Economic Development. Insights from Rwanda National Police,” kata Felix Namuhoranye dalam rilisnya, Rabu (8/10/2025)
Kuliah ini membuka wawasan mahasiswa tentang praktik kepolisian modern yang humanis, inklusif, dan berbasis partisipasi masyarakat. Rwanda National Police dikenal sebagai contoh transformasi kelembagaan kepolisian yang efektif, kolaboratif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Brigjen Eko: Kerja Sama Ini Tonggak Emas Diplomasi Kepolisian Dunia
Ketua STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Brigjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran Kepala Kepolisian Rwanda bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis dalam memperkuat sinergi global antar lembaga kepolisian.
“Kunjungan kehormatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara Polri dan Rwanda National Police. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut melalui pertukaran pengetahuan, penelitian bersama, serta pengembangan kapasitas personel kepolisian di kedua negara,” ujar Brigjen Eko.
Ia juga menegaskan komitmen STIK untuk terus mengembangkan pendidikan kepolisian berwawasan global, berintegritas, dan berorientasi pada profesionalisme.
“STIK Lemdiklat Polri berkomitmen menjadi pusat pengembangan ilmu kepolisian yang unggul, adaptif terhadap tantangan global, serta menjunjung tinggi integritas dan semangat pengabdian bagi bangsa,” tambahnya.
Perkuat Jejaring Akademik Internasional dan Reputasi Polri di Dunia
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring kerja sama akademik internasional dan mempertegas peran Polri sebagai institusi yang aktif dalam diplomasi global.
Melalui kunjungan ini, STIK Lemdiklat Polri tidak hanya memperkuat kemitraan pendidikan, tetapi juga mendorong mahasiswa memahami konsep policing internasional yang inklusif, humanis, dan berorientasi pada pembangunan ekonomi serta keamanan. (ADR)












