Deloo.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan warga negara Korea Selatan berteriak frustasi di dalam taksi karena terjebak macet selama dua jam di Jakarta mendadak viral di berbagai platform media sosial, Kamis (30/10/2025).
Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, pria asal Negeri Ginseng tersebut tampak kehilangan kesabaran.
Ia berulang kali menatap jam tangannya, menghela napas panjang, lalu berteriak dalam bahasa Korea. Ekspresi kecewanya menggambarkan betapa ‘mengerikannya’ kemacetan ibu kota di mata turis asing.
“Oh my God! Two hours! Why Jakarta traffic not moving?!” teriaknya dalam rekaman yang kini sudah ditonton jutaan kali di TikTok dan X (Twitter).
Video itu sontak menuai berbagai komentar dari warganet Indonesia. Banyak yang menanggapinya dengan humor khas netizen lokal, namun tak sedikit pula yang menyoroti buruknya sistem lalu lintas di Jakarta.
“Selamat datang di realita ibu kota, Bang! Kami saja sudah pasrah,” tulis akun @jakartapeople.
“Koreanya stres, kita udah kebal,” timpal akun lain dengan emoji tertawa.
Peristiwa itu diduga terjadi saat hujan deras mengguyur sebagian wilayah Jakarta, menyebabkan sejumlah ruas jalan utama seperti Gatot Subroto, Sudirman, dan MT Haryono macet total hingga berjam-jam.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengonfirmasi bahwa pada hari itu memang terjadi kepadatan luar biasa akibat kombinasi jam pulang kerja, genangan air, dan aktivitas proyek infrastruktur.
“Benar, pada Kamis sore kemarin, kemacetan cukup ekstrem di beberapa titik. Volume kendaraan meningkat tajam dan ditambah faktor cuaca membuat laju kendaraan sangat lambat,” ujar Syafrin saat dikonfirmasi, baru-baru ini.
Syafrin menambahkan, pihaknya terus berupaya menekan angka kemacetan melalui penerapan rekayasa lalu lintas dan peningkatan transportasi publik.
Namun ia tak menampik bahwa Jakarta masih menghadapi tantangan besar dalam manajemen mobilitas perkotaan.
“Kami memahami frustrasi masyarakat, termasuk wisatawan asing. Tapi perlu waktu dan kolaborasi semua pihak agar Jakarta benar-benar bebas macet,” jelasnya.
Sementara itu, video turis Korea tersebut justru memancing diskusi publik di forum daring. Banyak yang menganggap kejadian ini bisa jadi ‘wake-up call’ bagi pemerintah daerah untuk lebih serius menangani kemacetan kronis yang sudah jadi ‘merek dagang’ Jakarta.
“Kalau bule aja sampai stres, apalagi kita yang tiap hari lewat situ,” tulis salah satu pengguna X. (RDN)












