Deloo.id, Aceh Tamiang – Pemulihan layanan kesehatan di RSUD Muda Sedia terus menunjukkan geliat positif setelah banjir besar melanda wilayah Aceh Tamiang.
Rumah sakit yang sebelumnya terdampak parah itu kini kembali bergerak cepat memulihkan layanan-layanan esensial, terutama bedah dan kebidanan, yang menjadi kebutuhan utama masyarakat pascabencana.
Pada 27 Desember 2025, instalasi bedah rumah sakit tersebut sukses menuntaskan enam tindakan operasi yang sempat tertunda.
Deretan prosedur meliputi sectio caesarea, kuretase, hingga operasi bedah umum, menjadi tonggak kebangkitan fasilitas kesehatan utama di kabupaten itu.
Dokter anestesi RSUD Muda Sedia, dr. Kulsum, memastikan seluruh tindakan berjalan tanpa hambatan.
“Alhamdulillah, enam operasi termasuk SC, kuretase, dan bedah umum semua berlangsung lancar dan aman,” ungkap dr. Kulsum dalam keterangan pers, Minggu (4/1/2026).
Tidak hanya instalasi bedah yang kembali pulih, layanan kebidanan juga mulai menggeliat. Relawan medis, dr. Muhammad Luthfiyanto, PPDS Obstetri dan Ginekologi, mengutarakan bahwa salah satu pasien melahirkan dengan kondisi yang sangat baik.
“Ibu dan bayinya sehat. Bayi perempuan lahir dengan berat 3.000 gram, menangis spontan, dan keduanya langsung menjalani rawat gabung,” jelasnya.
Senada dengan itu, dr. Fitria Aini, PPDS Obstetri dan Ginekologi yang juga bertugas di instalasi bedah, menyebutkan seluruh pasien yang menjalani tindakan SC maupun kuretase kini berada dalam kondisi stabil.
“Kami mendampingi proses operasi dan Alhamdulillah seluruh pasien dan bayi dalam keadaan baik,” ujar dr. Fitria.
Pemulihan di RSUD Muda Sedia terus dilakukan secara bertahap dengan prioritas pada layanan kritikal yang tidak dapat ditunda.
Kehadiran tenaga relawan menjadi penguat utama dalam memastikan pelayanan medis tetap berjalan optimal bagi masyarakat Aceh Tamiang yang masih dalam fase penanganan pascabencana. (RDN)












