Pengawasan WNA Diperketat, Imigrasi Sasar Tiga Perusahaan di Jakarta Timur

Deloo.id, Jakarta – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DKI Jakarta bersama sejumlah instansi pemerintah menggelar Operasi Gabungan Pengawasan Orang Asing di wilayah Jakarta Timur, Kamis (25/6/2026).

Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan pengawasan keimigrasian melalui kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Operasi gabungan dipimpin oleh Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Jakarta Timur, Ghanda Ade Satiawan, yang memberikan arahan kepada seluruh personel sebelum pelaksanaan kegiatan.

Dalam arahannya, Ghanda menegaskan bahwa keberhasilan pengawasan orang asing tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan koordinasi, kolaborasi, dan sinergi yang kuat antarlembaga.

“Pengawasan orang asing merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antarinstansi harus terus diperkuat agar setiap potensi pelanggaran keimigrasian dapat dideteksi sejak dini,” jelas Ghanda dalam arahannya di Kanim Jaktim.

“Melalui operasi gabungan ini kami ingin memastikan seluruh aktivitas warga negara asing di wilayah Jakarta Timur berjalan sesuai ketentuan hukum sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah perusahaan yang menjadi sasaran pengawasan, yakni PT Johnson Home Hygiene Indonesia, PT NX Lemo Indonesia Logistik, dan PT Panasonic Gobel Indonesia.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap ketentuan keimigrasian, termasuk legalitas dokumen tenaga kerja asing, izin tinggal, serta kesesuaian aktivitas para WNA dengan izin yang dimiliki.

Selain aspek penegakan hukum, operasi gabungan juga menjadi sarana memperkuat pertukaran data dan informasi antarinstansi sehingga pengawasan terhadap keberadaan orang asing dapat dilakukan secara lebih cepat, terintegrasi, dan efektif.

Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Timur, Pungki Handoyo, menegaskan bahwa pengawasan keimigrasian merupakan instrumen penting dalam menjaga kedaulatan negara di tengah meningkatnya mobilitas internasional.

“Kami berkomitmen membangun sistem pengawasan yang adaptif, profesional, dan kolaboratif. Operasi gabungan ini bukan sekadar kegiatan pemeriksaan, tetapi bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan setiap warga negara asing yang berada di Indonesia mematuhi seluruh ketentuan keimigrasian,” pungkas Pungki.

“Dengan sinergi yang kuat bersama seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis stabilitas keamanan dan iklim investasi yang sehat dapat terus terjaga,” ia menambahkan.

Operasi gabungan tersebut berlangsung tertib dan lancar. Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi DKI Jakarta menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari strategi pengawasan orang asing berbasis kolaborasi lintas instansi.

Melalui pengawasan yang konsisten, pemerintah berharap kepatuhan terhadap regulasi keimigrasian semakin meningkat sekaligus memperkuat keamanan, ketertiban, dan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat maupun warga negara asing yang beraktivitas di Indonesia. (BAA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *