Deloo.id, Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menggebrak awal tahun dengan rapat besar yang penuh penegasan dan optimisme.
Dalam Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Triwulan I Tahun 2026 yang digelar Selasa lalu dan diikuti seluruh jajaran secara virtual, Menteri menyampaikan apresiasi tajam atas performa positif pada triwulan pertama.
Rapat strategis ini menjadi panggung konsolidasi penting, meneguhkan kembali arah besar pelayanan publik sesuai amanat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Capaian Positif Diapresiasi, Kinerja Triwulan I Jadi Pondasi Akselerasi 2026
Dalam paparannya, Menteri menilai berbagai capaian kinerja pada awal tahun menjadi ‘fondasi kokoh’ untuk memastikan tugas dan fungsi kementerian berjalan efektif serta memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran. Capaian triwulan pertama ini adalah modal penting untuk memperkuat pelayanan publik ke depan,” tegas Agus dalam rilisnya.
Di tengah situasi nasional yang bergerak cepat, kementerian berhasil memunculkan sejumlah inovasi dan terobosan dari berbagai unit kerja.
Tegas dan Tak Berkompromi: Tidak Ada Ruang untuk Penyalahgunaan Jabatan
Dalam rapat tersebut, Menteri menegaskan dengan sangat keras: integritas bukan pilihan, tetapi kewajiban.
“Kementerian ini harus dijaga bersama. Tidak ada toleransi untuk penyalahgunaan jabatan atau tindakan yang melanggar hukum. Tindakan tegas akan diambil sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Peringatan ini sekaligus menjadi alarm moral bagi seluruh aparatur agar menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik.
Tantangan Baru, Cara Kerja Baru: Adaptif, Kreatif, Kolaboratif
Menteri juga mendorong seluruh jajaran untuk semakin gesit menyesuaikan diri dengan dinamika dan tantangan baru.
“Dalam era penuh ketidakpastian, kita harus terus beradaptasi, berpikir kreatif, dan menjaga semangat kolaborasi. Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal kapan pun kondisi berubah,” Agus menuturkan.
Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, kementerian menekankan pentingnya peningkatan kinerja, efektivitas pelayanan, dan penguatan integritas aparatur sebagai ujung tombak reformasi birokrasi.
Dedikasi untuk Bangsa: Ajakan untuk Membangun Bersama
Menutup rapat, Menteri memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh pegawai atas dedikasi selama ini.
“Mari kita perkuat kerja sama dalam menjalankan amanah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” jelasnya.
Rapat Anev ini menjadi sinyal kuat bahwa Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tengah melaju dengan visi besar: pelayanan publik yang semakin modern, adaptif, responsif, dan berintegritas tinggi. (BYD)












