Deloo.id, Jakarta – Program Pasporia yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara kembali menjadi magnet bagi masyarakat.
Layanan pembuatan paspor yang dibuka setiap Minggu di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman, tepatnya di Wisma Keiai, Jakarta Pusat, terus dipadati pemohon sejak pertama kali diluncurkan dua bulan lalu.
Tingginya minat masyarakat membuat kuota pelayanan yang semula hanya 30 pemohon ditambah menjadi 50 pemohon. Hasilnya, seluruh kuota yang dibuka selalu habis dipesan melalui aplikasi M-Paspor.
Program yang diinisiasi atas arahan Direktur Jenderal Imigrasi itu hadir untuk memberikan alternatif pelayanan kepada masyarakat yang kesulitan mengurus paspor pada hari kerja.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DKI Jakarta, Pamuji Raharja, mengatakan layanan Pasporia merupakan bentuk inovasi pelayanan publik yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat perkotaan dengan mobilitas tinggi.
“Kami melihat banyak masyarakat yang tidak memiliki waktu mengurus paspor pada hari kerja,” ungkap Pamuji kepada wartawan di area Pasporia Kanim Jakut, Minggu (12/7/2026).
“Karena itu, kami menghadirkan layanan di hari Minggu agar masyarakat tetap bisa memperoleh pelayanan tanpa harus mengganggu aktivitas pekerjaan mereka. Selama masyarakat masih membutuhkan, layanan ini akan terus kami evaluasi dan lanjutkan,” lanjutnya.
Menurutnya, keberhasilan Pasporia menunjukkan bahwa pelayanan publik harus mampu mengikuti pola aktivitas masyarakat, bukan sebaliknya.
Layanan Pasporia kembali dibuka mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB di Wisma Keiai, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan tersebut diwajibkan melakukan pendaftaran melalui aplikasi M-Paspor dengan memilih lokasi “Layanan Pasporia Wisma Keiai – Kanim Jakut.”
Meski digelar pada hari libur, proses penerbitan paspor tetap mengikuti mekanisme reguler tanpa layanan percepatan. Dokumen paspor akan selesai dalam waktu empat hari kerja setelah proses permohonan dinyatakan lengkap.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara, Rendra Mauliansyah, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi motivasi bagi jajarannya untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan nyaman.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Sejak program ini berjalan, kuota yang kami buka selalu terpenuhi. Ini menunjukkan layanan pada akhir pekan benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya para pekerja yang tidak memiliki waktu pada hari kerja,” kata Rendra di lokasi yang sama.
Ia menjelaskan, mayoritas pemohon merupakan karyawan swasta yang membutuhkan paspor untuk kepentingan perjalanan dinas maupun kunjungan kerja ke luar negeri.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat mengurus paspor tetap stabil meski situasi ekonomi masih menghadapi berbagai tantangan.
Tak hanya menawarkan kemudahan layanan, Pasporia juga menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pelayanan di kantor imigrasi pada umumnya.
Pemohon disambut dengan cemilan dan minuman, dapat mengikuti senam pagi bersama instruktur aerobik, hingga menikmati hiburan musik yang disiapkan panitia.
Bagi pemohon yang belum mengenakan pakaian berkerah saat proses foto paspor, Kantor Imigrasi Jakarta Utara juga menyediakan kemeja agar proses dokumentasi tetap memenuhi ketentuan yang berlaku.
Menariknya, program ini tidak hanya menarik perhatian warga Jakarta. Sejumlah warga dari luar daerah bahkan warga negara asing turut menyaksikan langsung aktivitas Pasporia di kawasan CFD.
Petugas imigrasi tampak sigap memberikan informasi dan pelayanan kepada setiap pengunjung yang datang.
Untuk mendukung keberlanjutan program, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DKI Jakarta bersama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara telah menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pengelola gedung Wisma Keiai sebagai lokasi penyelenggaraan layanan.
Dengan konsep pelayanan yang dipadukan dengan aktivitas olahraga dan rekreasi akhir pekan, Pasporia kini menjadi salah satu inovasi pelayanan publik yang diminati masyarakat.
Program ini diharapkan terus menjadi solusi bagi warga yang ingin mengurus paspor secara praktis tanpa harus meninggalkan pekerjaan pada hari kerja. (BAA)












