Deloo.id, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat hasil positif selama pelaksanaan Operasi Lilin 2026 yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi, angka fatalitas kecelakaan lalu lintas dilaporkan mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama Operasi Lilin 2026 turun hingga 27,12 persen.
“Korban meninggal dunia bisa kita tekan cukup banyak, hampir sekitar 150 orang berhasil dicegah,” ujar Agus dalam keterangannya, Minggu (4/1/2026).
Tak hanya fatalitas, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas secara keseluruhan juga mengalami penurunan.
Agus menyebut, total peristiwa kecelakaan tercatat turun sekitar 7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Menurutnya, capaian tersebut sejalan dengan tujuan utama Operasi Lilin sebagai operasi kemanusiaan yang mengedepankan keselamatan pengguna jalan.
Kelancaran arus lalu lintas, minimnya gangguan di lapangan, serta kepatuhan masyarakat menjadi indikator keberhasilan operasi tersebut.
Di sisi lain, Korlantas Polri juga mencatat kondisi arus balik Nataru pada hari terakhir terpantau relatif landai. Baik di ruas tol, jalan arteri, maupun kawasan wisata, pergerakan kendaraan dinilai masih terkendali.
“Hari ini hari terakhir arus balik. Dari traffic counting yang kami pantau, baik di tol maupun arteri, situasinya cukup landai,” kata Agus.
Dengan hasil evaluasi tersebut, Korlantas Polri berharap pola pengamanan, rekayasa lalu lintas, serta strategi pengendalian arus yang diterapkan selama Operasi Lilin 2026 dapat menjadi rujukan dalam pengelolaan lalu lintas pada momen libur panjang berikutnya. (BG)












