Deloo.id, Depok – Suasana Car Free Day (CFD) Kota Depok pada Minggu (26/7/2026) terasa berbeda. Selain dipadati warga yang berolahraga, kawasan tersebut juga dipenuhi masyarakat yang antusias memanfaatkan layanan Pasporia (Paspor Minggu Ceria) dari Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok.
Sejak pagi, para pemohon datang silih berganti untuk mengikuti proses foto dan wawancara permohonan paspor setelah sebelumnya mendaftar melalui aplikasi M-Paspor. Konsep pelayanan di akhir pekan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki kesibukan pada hari kerja.
Mayoritas pemohon berasal dari kalangan keluarga muda, pekerja, hingga perempuan yang tengah mempersiapkan perjalanan ke luar negeri. Sebagian besar mengaku akan menggunakan paspor untuk keperluan wisata ke sejumlah negara di Asia, sementara lainnya tengah mempersiapkan dokumen perjalanan ibadah umrah.
Kehadiran Pasporia pun menjadi daya tarik tersendiri di tengah aktivitas CFD. Banyak warga yang awalnya datang untuk berolahraga akhirnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus paspor tanpa harus mengambil cuti kerja.
Salah seorang pemohon, Yanti, guru sekolah dasar negeri asal Kecamatan Bojongsari, mengaku layanan tersebut sangat membantu dirinya dan sang suami.
“Kami sangat terbantu dengan adanya Pasporia ini karena tidak mengganggu jam kerja. Alhamdulillah prosesnya mudah, cepat, dan pelayanannya sangat baik. Setelah olahraga, kami bisa langsung mengurus paspor. Benar-benar Imigrasi untuk Rakyat,” ujar Yanti yang hadir besama suami.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok Irvan Triansyah mengatakan Pasporia merupakan bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh akses layanan keimigrasian yang semakin mudah tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaannya,” ungkap Irvan dalam siaran pers, Selasa (28/7/2026).
“Pasporia menjadi wujud nyata pelayanan jemput bola yang mengedepankan kemudahan, kecepatan, transparansi, serta kenyamanan. Antusiasme masyarakat menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan yang semakin berkualitas,” ujar.
Menurut Irvan, pelayanan pada akhir pekan juga menjadi bentuk transformasi pelayanan publik yang memberikan fleksibilitas lebih besar kepada masyarakat.
Seluruh proses pelayanan dilakukan sesuai standar operasional, mulai dari verifikasi dokumen, pengambilan foto biometrik, wawancara, hingga edukasi mengenai layanan keimigrasian. Petugas juga memberikan pendampingan kepada masyarakat agar penggunaan aplikasi M-Paspor berjalan lancar.
Program Pasporia menjadi implementasi semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, yakni menghadirkan layanan yang mudah dijangkau, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Melihat tingginya animo masyarakat, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan yang memudahkan masyarakat memperoleh dokumen perjalanan secara cepat, aman, dan nyaman.
Dengan menggabungkan pelayanan publik dan aktivitas akhir pekan di ruang terbuka, Pasporia kini bukan sekadar layanan administrasi, tetapi telah menjadi bagian dari gaya baru pelayanan keimigrasian yang modern, humanis, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. (BAA)












