Urus Paspor di CFD Depok Sambil Nikmati Kopi Krabu hingga Konsultasi Gratis

Deloo.id, Depok – Kawasan Car Free Day (CFD) Kota Depok pada Minggu (12/7/2026) dipenuhi antusiasme masyarakat yang memanfaatkan Pasporia, layanan jemput bola dari Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok.

Tak hanya mengurus paspor, warga juga bisa berkonsultasi langsung soal keimigrasian sambil menikmati produk unggulan hasil kolaborasi dengan Rutan Kelas I Depok.

Sejak pagi, masyarakat berdatangan untuk mengikuti proses foto dan wawancara permohonan paspor. Banyak di antaranya merupakan pekerja yang memanfaatkan hari libur untuk mengurus dokumen perjalanan tanpa harus mengambil cuti pada hari kerja.

Tingginya minat masyarakat membuat jumlah pemohon melampaui target kuota yang telah disiapkan. Berdasarkan penyelenggara, realisasi peserta mencapai sekitar 30 hingga 50 persen di atas target awal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Irvan Triansyah, mengatakan Pasporia merupakan bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat memperoleh layanan yang mudah diakses, cepat, dan nyaman. Pasporia menjadi salah satu inovasi jemput bola agar masyarakat, khususnya para pekerja, tetap dapat mengurus paspor pada hari libur tanpa mengganggu aktivitas mereka,” ungkap Irvan di lokasi Pasporia.

“Antusiasme yang terus meningkat menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik,” lanjut Irvan.

Selain pelayanan paspor, masyarakat juga memanfaatkan layanan konsultasi mengenai izin tinggal, paspor, hingga berbagai informasi keimigrasian lainnya.

Bahkan, sejumlah warga negara asing tampak mendatangi stan pelayanan untuk berkonsultasi mengenai status izin tinggal mereka di Indonesia.

Kolaborasi dengan Rutan Kelas I Depok menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Dalam kegiatan tersebut, Rutan Depok menghadirkan Kopi Krabu serta berbagai hasil karya warga binaan berupa lukisan kayu siluet dan kerajinan tangan yang menarik perhatian pengunjung.

Banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan mencicipi Kopi Krabu. Sejumlah pecinta kopi memberikan tanggapan positif terhadap cita rasanya dan menilai produk tersebut memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan berbagai produk kopi lokal yang sudah dikenal di pasaran.

Kepala Rutan Kelas I Depok, Agung Nurbani, mengatakan keikutsertaan Rutan Depok dalam Pasporia menjadi bagian dari upaya memperkenalkan hasil pembinaan kemandirian warga binaan kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa program pembinaan di Rutan tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan kepribadian, tetapi juga menghasilkan karya dan produk yang memiliki nilai ekonomi,” imbuh Agung.

“Kolaborasi ini menjadi ruang untuk memperkenalkan hasil karya warga binaan sekaligus membangun optimisme bahwa mereka memiliki kesempatan untuk kembali berkarya di tengah masyarakat,” katanya.

Tak sedikit pengunjung mengaku terkejut mengetahui bahwa produk kopi dan kerajinan yang dipamerkan merupakan hasil karya warga binaan.

Mereka juga memanfaatkan kesempatan berdialog dengan petugas Rutan untuk mengetahui lebih jauh mengenai program pembinaan yang dijalankan.

Salah seorang pemohon paspor yang langganan berolahraga di CFD mengaku terbantu dengan kehadiran Pasporia.

“Hari ini saya mengantar ibu saya membuat paspor baru di Pasporia CFD Depok. Sangat membantu karena sambil berolahraga kami bisa langsung mengurus paspor. Pelayanannya cepat, petugasnya ramah, dan antreannya juga tidak panjang. Semoga program seperti ini terus dilanjutkan,” ujar si pemohon.

Melalui konsep pelayanan yang dipadukan dengan aktivitas Car Free Day serta kolaborasi lintas instansi, Pasporia Depok menghadirkan pengalaman baru dalam pelayanan publik.

Inovasi ini tidak hanya mempermudah masyarakat mengakses layanan keimigrasian, tetapi juga menjadi ruang edukasi sekaligus promosi produk hasil pembinaan warga binaan yang mendapat apresiasi luas dari masyarakat. (BAA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *