Rutan Depok Periksa Kesehatan dan Skrining HPV Warga Binaan

Deloo.id, Depok – Rutan Kelas I Depok menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan skrining Human Papilloma Virus (HPV) bagi warga binaan, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari itu dibuka oleh Kepala Subseksi Administrasi dan Perawatan, Robby Robbany, sebagai bentuk komitmen rutan dalam meningkatkan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan ini bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Cilodong, yang turut didampingi tim medis Klinik Rutan Kelas I Depok. Total 48 warga binaan mengikuti pemeriksaan, terdiri dari 31 warga binaan perempuan dan 17 warga binaan laki-laki.

Dapat Layanan Kesehatan Lengkap

Warga binaan mendapat berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan penyakit tidak menular, skrining kecemasan (anxiety), hingga skrining rokok. Seluruh pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau serta mendorong kesadaran akan pentingnya pemeriksaan rutin.

Sementara itu, warga binaan perempuan juga menjalani pemeriksaan HPV sebagai langkah deteksi dini risiko kanker serviks. Pemeriksaan ini dinilai penting untuk menjaga kesehatan reproduksi mereka selama menjalani masa pembinaan di Rutan Depok.

Kepala Rutan Tekankan Pentingnya Pemenuhan Hak Kesehatan

Kepala Rutan Kelas I Depok, Agung Nurbani, menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar warga binaan yang wajib dipenuhi.

“Kami selalu berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik. Pemeriksaan seperti ini penting untuk memastikan tiap warga binaan memperoleh hak kesehatannya secara setara,” kata Agung.

Ia juga menyatakan bahwa Rutan Depok akan terus memperkuat kerja sama dengan fasilitas kesehatan setempat dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Humanis

Rutan Depok menilai kegiatan skrining dan pemeriksaan kesehatan ini sebagai langkah preventif penting untuk mencegah penyakit serius sejak dini. Melalui agenda kesehatan yang dilakukan secara berkala, pihak rutan berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan humanis.

Program serupa dijadwalkan terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan bagi seluruh warga binaan. (BYD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *