Imigrasi Sukabumi Disiplin dan Kompak Berbuah Raih Nilai 99,48 untuk Pelayanan dan Antikorupsi

Deloo.id, Sukabumi – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi terus memperkuat budaya kerja profesional di tengah meningkatnya tuntutan pelayanan publik.

Dalam apel pagi yang digelar Senin (8/6/2026), jajaran pegawai kembali diingatkan untuk menjaga kekompakan, meningkatkan disiplin, serta menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Arahan tersebut disampaikan oleh Torang Pardosi selaku pembina apel yang menegaskan pentingnya sinergi internal sebagai fondasi utama dalam menghadirkan layanan keimigrasian yang cepat, akurat, dan berintegritas.

Menurut Torang, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekuatan komunikasi dan kerja sama antarpegawai dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harus terus menjaga kekompakan, membangun komunikasi yang baik, meningkatkan kedisiplinan, menjaga kesehatan, dan memastikan seluruh tugas dijalankan sesuai SOP yang berlaku,” tegas salah satu staf Kanim Sukabumi Torang di hadapan peserta apel.

Arahan tersebut sejalan dengan capaian positif yang berhasil diraih Kantor Imigrasi Sukabumi sepanjang Mei 2026.

Berdasarkan hasil survei yang dirilis internal instansi, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi memperoleh nilai 3,98 dari skala 4 atau setara 99,48 dari 100 pada Survei Persepsi Kualitas Pelayanan (SPKP) dengan kategori Sangat Baik.

Capaian serupa juga diraih dalam Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK) yang mencatat nilai 3,98 dari 4 atau 99,48 dari 100, menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang sangat tinggi terhadap integritas pelayanan yang diberikan.

Kepercayaan Publik Harus Dijaga

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi, Henki Irawan, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pegawai yang terus berupaya menghadirkan pelayanan profesional, transparan, dan bebas dari praktik penyimpangan.

Menurutnya, nilai survei yang hampir menyentuh angka sempurna menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan keimigrasian di Sukabumi.

“Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi refleksi dari kepercayaan masyarakat yang harus terus kami jaga. Seluruh jajaran berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional, cepat, transparan, dan bebas dari praktik korupsi maupun pungutan liar,” ujar Henki Irawan.

Henki menegaskan, pihaknya tidak ingin terlena dengan hasil yang telah diraih. Sebaliknya, capaian tersebut akan menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi pelayanan.

“Kami akan terus memperkuat budaya kerja yang berintegritas, meningkatkan disiplin pegawai, mempercepat layanan berbasis digital, serta memastikan setiap masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik sesuai standar yang telah ditetapkan,” katanya.

Fokus pada Pelayanan Prima

Selain menjaga kualitas pelayanan, Imigrasi Sukabumi juga terus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan pengawasan internal, serta penerapan prinsip akuntabilitas dalam setiap proses pelayanan.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi modern yang tidak hanya berorientasi pada kecepatan layanan, tetapi juga pada kepuasan masyarakat dan pencegahan korupsi.

Dengan capaian indeks pelayanan dan antikorupsi yang hampir sempurna, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi menegaskan posisinya sebagai salah satu unit pelayanan publik yang terus berupaya menjaga kualitas, profesionalisme, dan kepercayaan masyarakat di sektor keimigrasian. (BAA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *