Deloo.id, Serang – Polda Banten menggelar program bedah rumah bagi warga kurang mampu sekaligus menyalurkan ratusan paket sembako di Kampung Jagabaya, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (23/6/2026).
Program sosial tersebut menyasar rumah milik Mohamad Sidik, warga yang selama ini tinggal di hunian yang dinilai tidak layak. Melalui program bedah rumah, bangunan sederhana itu akan diubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi keluarganya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.
Kapolda Banten, Hengki, mengatakan program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai institusi yang peduli terhadap persoalan sosial.
“Ketika kita membantu menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan, sesungguhnya kita sedang membantu menghadirkan harapan baru bagi sebuah keluarga,” beber Hengky, Selasa (23/6).
“Inilah makna pengabdian yang sesungguhnya, hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain memulai pembangunan rumah baru, Polda Banten juga membagikan 100 paket sembako kepada masyarakat sekitar.
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Menurut Hengki, kepedulian sosial harus menjadi bagian dari semangat pengabdian Polri yang terus tumbuh di usia ke-80 tahun.
“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban. Kami juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dengan empati, membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan, dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial yang ada,” katanya.
Program bedah rumah ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk PT Indah Kiat yang turut berkolaborasi dalam proses pembangunan.
Kapolda Banten mengapresiasi keterlibatan sektor swasta yang dinilai menunjukkan bahwa membangun kesejahteraan masyarakat membutuhkan kolaborasi banyak pihak.
Menurutnya, sinergi antara Polri, dunia usaha, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menciptakan perubahan yang berdampak langsung bagi warga.
Pembangunan rumah Mohamad Sidik ditargetkan selesai dalam waktu tiga minggu. Jika berjalan sesuai rencana, keluarga penerima manfaat sudah dapat menempati rumah baru mereka pada Juli 2026 mendatang.
Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, program tersebut menjadi simbol bahwa gotong royong dan kepedulian masih menjadi kekuatan besar untuk menghadirkan perubahan.
Menutup kegiatan, Kapolda Banten mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan saling membantu.
“Kehadiran kita akan menjadi pengabdian terbaik ketika mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Semangat itulah yang terus kami bawa dalam setiap pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya. (BYD)












