Drama Pemulangan 9 WNI dari Tangan Israel Dikawal Ketat Imigrasi Soetta

Deloo.id, Jakarta – Suasana Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta mendadak penuh ketegangan sekaligus keharuan, Jumat (23/5/2026).

Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 akhirnya menginjakkan kaki kembali di Tanah Air setelah melalui drama panjang penahanan oleh militer Israel di perairan Siprus.

Mereka tiba menggunakan penerbangan Emirates EK356 dari Dubai, mendarat sekitar pukul 15.30 WIB, dan langsung mendapat pengawalan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta.

Disergap di Laut, Dikepung Ketidakpastian, Diselamatkan Diplomasi RI

Kesembilan aktivis kemanusiaan itu sebelumnya menghadapi situasi menegangkan ketika kapal misi mereka diintersep oleh militer Israel. Penahanan terjadi secara mendadak dan menempatkan seluruh relawan pada kondisi rawan.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri, didukung Perwakilan RI di luar negeri, bergerak cepat melakukan tekanan diplomatik intensif.

Melalui rangkaian komunikasi maraton mulai dari koordinasi regional hingga jalur diplomasi bilateral para WNI akhirnya berhasil dibebaskan dan dipulangkan melalui Istanbul, Turki.

Imigrasi Soetta Kawal Ketat Saat Kedatangan

Sebagai bentuk tindak lanjut koordinasi bersama Kementerian Luar Negeri, Imigrasi Soekarno-Hatta memastikan seluruh proses pemeriksaan dokumen perjalanan berjalan cepat, aman, dan penuh pendekatan humanis.

Seluruh tahap penanganan dilakukan lintas instansi di lingkungan bandara sehingga proses pemulangan berlangsung kondusif tanpa kendala di lapangan.

Menteri Luar Negeri Beri Apresiasi: “Mereka Pahlawan Kemanusiaan”

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, turut hadir menyambut langsung kepulangan para relawan tersebut.

“Kementerian Luar Negeri mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan koordinasi semua pihak yang telah memastikan saudara-saudara kita dapat kembali dengan selamat,” ujar Sugiono dalam rilis yang Deloo.id terima, Jumat (29/05/2026).

Turut mendampingi dalam penyambutan, Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko serta Plh. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Andika Widyanarko.

Komitmen Imigrasi: Profesional, Humanis, Responsif

Imigrasi Soekarno-Hatta menegaskan pihaknya akan terus memberikan layanan keimigrasian terbaik, termasuk dalam penanganan WNI pada situasi krisis maupun misi kemanusiaan internasional.

Kepulangan ini menandai berakhirnya satu episode diplomasi intensif Indonesia dalam melindungi warga negaranya, sekaligus mempertegas komitmen negara hadir bagi setiap WNI di manapun berada. (BAA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *