Kapolres Tangsel Temui Mahasiswa di Tengah Aksi di Depan UIN

Deloo.id, Tangsel – Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, turun langsung melakukan pemantauan terhadap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung di kawasan Halte UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Jumat (19/6/2026).

Kehadiran Kapolres di lokasi tidak hanya untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga, tetapi juga sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjamin hak konstitusional masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan demokratis.

Di sela kegiatan pengamanan, Boy Jumalolo juga menggelar konsolidasi dan dialog bersama Ketua Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam).

Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi langsung antara kepolisian dan mahasiswa untuk membangun sinergi serta menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di kalangan generasi muda.

Dialog berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif. Kedua pihak sepakat bahwa stabilitas keamanan dan iklim demokrasi yang sehat harus berjalan beriringan demi menjaga kondusivitas wilayah Tangerang Selatan.

“Kami hadir untuk memastikan hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum dapat terlaksana sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Polri berkewajiban mengamankan, melindungi, dan memastikan kegiatan berjalan aman serta tertib,” kata AKBP Boy Jumalolo.

Menurut Boy, pengamanan aksi unjuk rasa tidak boleh dimaknai sebagai upaya pembatasan ruang demokrasi. Sebaliknya, kehadiran aparat bertujuan memberikan jaminan keamanan bagi seluruh peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Ia menegaskan bahwa Polres Tangerang Selatan berkomitmen mengawal setiap penyampaian aspirasi masyarakat secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami menjamin mahasiswa dan seluruh masyarakat dapat menyampaikan aspirasi tanpa intimidasi, tanpa tekanan, dan tanpa pembatasan hak-hak demokratis. Tugas kami adalah memastikan seluruh proses berlangsung aman, tertib, dan menghormati hak setiap warga negara,” tegasnya.

Kegiatan dialog tersebut mendapat respons positif dari kalangan mahasiswa. Mereka menilai komunikasi langsung antara kepolisian dan mahasiswa menjadi langkah penting dalam membangun kepercayaan serta mencegah terjadinya kesalahpahaman di lapangan.

Pengamanan aksi yang dilakukan Polres Tangerang Selatan juga menjadi bagian dari pendekatan humanis yang terus dikedepankan dalam menjaga keamanan wilayah.

Melalui komunikasi yang terbuka, kepolisian berharap tercipta hubungan yang lebih erat dengan kalangan akademisi dan mahasiswa sebagai bagian penting dari elemen masyarakat.

Langkah AKBP Boy Jumalolo yang turun langsung ke lapangan dinilai menjadi simbol hadirnya negara dalam menjamin demokrasi berjalan dengan baik, sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga di tengah dinamika penyampaian aspirasi publik.

Dengan pendekatan dialogis dan pengamanan yang persuasif, Polres Tangerang Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra masyarakat dalam menjaga ruang demokrasi yang sehat, aman, dan bertanggung jawab. (BYD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *