Deloo.id, Cilegon – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon menghadirkan layanan PASPORIA (Paspor Ceria) pada Minggu (9/8/2026), sekaligus menyulap akhir pekan menjadi momentum pelayanan publik yang lebih dekat, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PASPORIA menjadi salah satu upaya Kantor Imigrasi Cilegon memberikan alternatif waktu pelayanan bagi masyarakat yang memiliki kesibukan pada hari kerja.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengajukan permohonan paspor baru maupun penggantian paspor dengan suasana pelayanan yang lebih santai, namun tetap mengedepankan ketertiban, transparansi, profesionalisme, dan standar pelayanan keimigrasian.
Yang membuat PASPORIA kali ini semakin berbeda, masyarakat tidak hanya dapat mengurus dokumen perjalanan, tetapi juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Layanan kesehatan tersebut merupakan hasil sinergi Kantor Imigrasi Cilegon dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon.
Masyarakat yang hadir dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan dasar, antara lain pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan kesehatan mata juga disediakan untuk melengkapi rangkaian layanan.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa pelayanan publik tidak harus berjalan dalam ruang yang terpisah. Pelayanan keimigrasian dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon, Aditya Triputranto, mengatakan PASPORIA dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang membutuhkan fleksibilitas dalam mengakses layanan keimigrasian.
“PASPORIA kami hadirkan sebagai bentuk komitmen untuk memberikan kemudahan akses pelayanan keimigrasian kepada masyarakat. Masyarakat yang memiliki kesibukan pada hari kerja tetap memiliki kesempatan untuk mengurus paspor pada akhir pekan,” ujar Aditya dalam siaran pers, Minggu (9/8/2026).
Menurut dia, penyelenggaraan PASPORIA juga menjadi momentum untuk memperluas manfaat pelayanan publik melalui kolaborasi lintas satuan kerja.
“Pada pelaksanaan kali ini, kami juga menghadirkan layanan kesehatan gratis melalui sinergi dengan Lapas Kelas IIA Cilegon. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan kemudahan dalam pengurusan paspor, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kesehatan masyarakat,” katanya.
Aditya menegaskan, jajaran Kantor Imigrasi Cilegon akan terus mengevaluasi dan mengembangkan inovasi pelayanan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin pelayanan keimigrasian hadir semakin dekat, mudah diakses, profesional, dan humanis. Inovasi pelayanan harus memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ucapnya.
PASPORIA sekaligus menjadi gambaran bagaimana transformasi pelayanan publik terus didorong agar tidak sekadar berorientasi pada penyelesaian administrasi, tetapi juga membangun pengalaman pelayanan yang nyaman dan memberikan nilai tambah.
Di tengah semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, layanan tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan juga dapat dimaknai melalui kemudahan masyarakat memperoleh pelayanan publik yang berkualitas.
Kantor Imigrasi Cilegon berkomitmen mempertahankan semangat tersebut dengan menghadirkan pelayanan keimigrasian yang profesional, berintegritas, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dengan PASPORIA, urusan paspor yang sebelumnya identik dengan kesibukan hari kerja kini dapat dilakukan pada akhir pekan. Bahkan, masyarakat dapat sekaligus memperhatikan kondisi kesehatan mereka.
Pelayanan paspor dan kepedulian kesehatan pun bertemu dalam satu ruang: menjadikan Minggu bukan sekadar hari libur, tetapi kesempatan untuk mendapatkan pelayanan publik yang lebih dekat dan bermanfaat. (BAA)












