Deloo.id, Cilegon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon kembali menunjukkan pendekatan pemasyarakatan yang humanis dengan menggelar kegiatan pengobatan gratis bagi keluarga warga binaan melalui Klinik Pratama Lapas Cilegon.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat layanan pemasyarakatan, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga bagi keluarga yang selama ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial.
Pelayanan kesehatan diberikan secara langsung oleh tenaga medis Klinik Pratama Lapas Cilegon dengan berbagai pemeriksaan dasar dan konsultasi kesehatan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan mendapat respons positif dari keluarga warga binaan yang memanfaatkan layanan tersebut.
Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, mengatakan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga warga binaan.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Lapas tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan dan pengamanan, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang nyata. Pengobatan gratis ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keluarga warga binaan yang selama ini turut berjuang mendampingi anggota keluarganya menjalani masa pidana,” ujar Raja Ismael, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, dukungan keluarga memiliki peran penting dalam keberhasilan proses pembinaan warga binaan.
Karena itu, perhatian terhadap kesehatan keluarga juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan yang lebih baik.
“Keluarga adalah salah satu faktor utama keberhasilan reintegrasi sosial. Ketika keluarga sehat dan kuat, proses pembinaan warga binaan juga akan berjalan lebih optimal. Karena itu kami berupaya menghadirkan layanan yang memberi manfaat langsung kepada mereka,” katanya.
Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara petugas pemasyarakatan dan keluarga warga binaan dalam suasana yang lebih komunikatif dan humanis.
Program pengobatan gratis ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Cilegon dalam memperkuat pelayanan publik berbasis kemanusiaan, sekaligus mendukung program pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan di dalam lapas, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Cilegon menegaskan bahwa pemasyarakatan modern tidak hanya berbicara soal keamanan dan pembinaan, tetapi juga tentang kehadiran negara dalam memberikan pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. (BAA)












