Imigrasi Depok Jemput Bola di UI, Easy Paspor Banyak Diminati

Deloo.id, Depok – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok terus memperluas akses pelayanan publik dengan menghadirkan layanan Eazy Paspor dalam kegiatan Public Service Day 2026 yang digelar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI), Kamis (11/6/2026).

Kehadiran layanan jemput bola tersebut menjadi bagian dari implementasi program “Imigrasi untuk Rakyat”, yang menempatkan kemudahan, kecepatan, dan aksesibilitas layanan sebagai prioritas utama bagi masyarakat.

Melalui layanan Eazy Paspor, pemohon dapat melakukan proses pengurusan paspor secara kolektif tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi. Seluruh tahapan pelayanan, mulai dari verifikasi dokumen hingga pengambilan data biometrik, dilakukan langsung di lokasi kegiatan.

Antusiasme sivitas akademika Universitas Indonesia terlihat tinggi. Sejumlah peserta mengaku terbantu dengan kehadiran layanan tersebut karena memangkas waktu, biaya, dan mobilitas yang biasanya diperlukan dalam proses pengurusan paspor.

Jimmy, salah satu mahasiswa Universitas Indonesia yang memanfaatkan layanan tersebut, mengapresiasi kolaborasi antara FIA UI dan Imigrasi Depok.

“Pelayanannya cepat, petugasnya ramah, dan prosesnya sangat membantu. Kami berharap layanan seperti ini terus berlanjut karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan peserta lainnya yang datang bersama keluarganya untuk mengurus pergantian paspor.

Menurutnya, selain proses administrasi yang lebih efisien, suasana pelayanan yang nyaman membuat masyarakat lebih mudah mengakses layanan keimigrasian.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Irvan Triansyah, mengatakan kehadiran Eazy Paspor di lingkungan kampus merupakan strategi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi keimigrasian yang terus dikembangkan Direktorat Jenderal Imigrasi.

“Kami ingin memastikan pelayanan keimigrasian dapat diakses lebih mudah oleh masyarakat. Eazy Paspor menjadi salah satu bentuk transformasi layanan yang menghadirkan negara lebih dekat dengan warga. Melalui kegiatan seperti Public Service Day ini, kami juga ingin membangun kesadaran bahwa pelayanan publik harus adaptif, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” kata Irvan, Kamis (11/6/2026).

Ia menegaskan, Imigrasi Depok akan terus memperluas jangkauan layanan jemput bola ke berbagai institusi pendidikan, perkantoran, komunitas, dan kelompok masyarakat lainnya guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan Public Service Day 2026 tidak hanya menjadi ruang pelayanan, tetapi juga wadah edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai inovasi layanan keimigrasian yang saat ini semakin modern dan digital.

Dengan pendekatan yang lebih proaktif tersebut, Imigrasi Depok berharap kehadiran negara dalam pelayanan publik dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat tanpa sekat birokrasi yang berbelit. (BAA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *