Deloo.id, Depok – Suasana Car Free Day (CFD) Kota Depok, Minggu (14/6/2026), tak hanya dipenuhi warga yang berolahraga dan menikmati akhir pekan.
Di tengah keramaian kawasan CFD, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok kembali menghadirkan program PASPORIA (Paspor Minggu Ceria), layanan jemput bola yang memungkinkan masyarakat mengurus paspor dengan lebih mudah, cepat, dan praktis tanpa harus datang pada hari kerja.
Program ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat urban yang kerap kesulitan meluangkan waktu mengurus dokumen perjalanan di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari.
Melalui PASPORIA, masyarakat cukup melakukan pendaftaran melalui aplikasi M-Paspor, memilih jadwal layanan, kemudian datang ke lokasi CFD sesuai waktu yang telah ditentukan untuk menyelesaikan seluruh tahapan proses pengurusan paspor.
Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi. Sejumlah pemohon memanfaatkan momentum akhir pekan untuk melakukan pembuatan paspor baru maupun penggantian paspor lama tanpa harus mengganggu aktivitas kerja.
Salah seorang pemohon, Evita, mengaku layanan PASPORIA memberikan kemudahan yang sangat membantu masyarakat.
“Kami melakukan penggantian paspor dan pembuatan paspor baru di PASPORIA CFD Depok. Program ini sangat memudahkan karena dilakukan saat akhir pekan. Prosesnya cepat, petugasnya banyak, informasinya jelas, dan sangat membantu masyarakat,” ujar Evita yang datang bersama suaminya, Angga.
Imigrasi Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Irvan Triansyah, mengatakan PASPORIA merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang mengedepankan kemudahan akses dan kedekatan dengan masyarakat.
Menurutnya, pelayanan keimigrasian tidak lagi hanya berpusat di kantor, tetapi harus mampu hadir langsung di ruang-ruang publik yang mudah dijangkau warga.
“Melalui PASPORIA, kami ingin memastikan layanan keimigrasian semakin dekat dengan masyarakat. Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan paspor yang cepat, mudah, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi,” ujar Irvan Triansyah.
Ia menegaskan, inovasi pelayanan publik menjadi salah satu komitmen Imigrasi Depok dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan pengalaman yang nyaman bagi masyarakat.
Kolaborasi dengan Rutan Depok Jadi Daya Tarik
Menariknya, PASPORIA kali ini tidak hanya menghadirkan layanan paspor. Kantor Imigrasi Depok juga menggandeng Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok untuk menampilkan berbagai produk hasil karya warga binaan.
Beragam produk kreatif seperti kopi kemasan, kerajinan tangan, hingga hasil karya lainnya dipamerkan kepada masyarakat yang hadir di lokasi CFD.
Stan produk warga binaan bahkan menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi warga.
Salah satu pengunjung mengaku terkesan dengan kualitas produk kopi hasil pembinaan warga binaan yang dipasarkan di lokasi kegiatan.
“Kopinya enak. Kalau dicampur susu rasanya seperti kopi di kafe pada umumnya. Saya cukup terkejut karena kualitasnya bagus,” ujar seorang pengunjung CFD.
Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antarinstansi dalam mendukung program pembinaan warga binaan sekaligus memperkenalkan hasil karya produktif kepada masyarakat luas.
Paspor Bisa Langsung Dikirim ke Rumah
Untuk semakin mempermudah masyarakat, Kantor Imigrasi Depok juga bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dalam layanan pengiriman paspor.
Melalui layanan tersebut, pemohon tidak perlu kembali ke kantor imigrasi untuk mengambil dokumen yang telah selesai diproses. Paspor dapat langsung dikirim ke alamat tujuan yang telah didaftarkan sebelumnya.
Langkah ini dinilai semakin memperkuat transformasi pelayanan publik yang mengedepankan efisiensi, kenyamanan, dan kemudahan akses bagi masyarakat.
Dengan kombinasi layanan paspor akhir pekan, digitalisasi melalui aplikasi M-Paspor, pengiriman dokumen ke rumah, serta kolaborasi pemberdayaan warga binaan, PASPORIA tidak hanya menjadi layanan administrasi biasa, tetapi juga simbol transformasi pelayanan publik yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. (BAA)












