Lapas Serang Ekstra Perketat Pengawasan 24 Jam, Ada Apa?

Deloo.id, Serang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang terus memperkuat sistem pengamanan melalui pengawasan intensif dan deteksi dini di seluruh area lapas.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan kondusif.

Jajaran pengamanan Lapas Kelas IIA Serang secara rutin melaksanakan kontrol keliling pada sejumlah titik strategis, termasuk area brandgang, blok hunian warga binaan, serta lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tertentu.

Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemantauan situasi keamanan, tetapi juga mencakup pemeriksaan sarana pengamanan, kondisi kebersihan lingkungan, hingga kepatuhan warga binaan dalam menjalankan aktivitas sesuai aturan yang berlaku.

Langkah pengawasan berlapis itu menjadi bagian dari strategi deteksi dini yang selama ini diterapkan untuk mencegah munculnya potensi gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Riko Stiven, menegaskan bahwa deteksi dini merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

“Kami menempatkan deteksi dini sebagai prioritas utama dalam sistem pengamanan. Setiap potensi gangguan harus dapat diidentifikasi lebih awal sehingga langkah pencegahan bisa segera dilakukan. Karena itu, kontrol keliling dan pengawasan rutin menjadi bagian penting dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” ujar Riko Stiven, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, keamanan lapas tidak hanya ditentukan oleh keberadaan petugas pengamanan, tetapi juga oleh konsistensi pengawasan, kesiapan sarana pendukung, serta disiplin seluruh unsur yang berada di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Pengawasan Diperketat di Area Rawan

Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir berbagai area yang dianggap rawan untuk memastikan tidak terdapat kondisi yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Selain memeriksa kondisi fisik lingkungan, petugas juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas warga binaan guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat lapas merupakan objek vital yang membutuhkan tingkat kewaspadaan tinggi setiap saat.

Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkala dan menyeluruh, potensi pelanggaran maupun gangguan keamanan dapat diminimalkan sejak tahap awal.

Komitmen Jaga Stabilitas Pemasyarakatan

Riko Stiven menambahkan bahwa peningkatan kontrol keliling merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Serang dalam mendukung program akselerasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis.

“Keamanan adalah prasyarat utama keberhasilan pembinaan. Karena itu kami terus memperkuat kewaspadaan, meningkatkan pengawasan, dan memastikan seluruh sistem pengamanan berjalan optimal agar situasi lapas tetap kondusif,” katanya.

Hingga kegiatan berlangsung, kondisi Lapas Kelas IIA Serang dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban.

Penguatan deteksi dini dan kontrol rutin tersebut menjadi bukti bahwa pengamanan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan sebagai langkah strategis menjaga stabilitas dan keberlangsungan proses pembinaan warga binaan. (BAA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *