Deloo.id, Bogor – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur terus memperkuat perannya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan pembinaan kemandirian warga binaan.
Langkah terbaru ditunjukkan dengan pengiriman ratusan set baterai kandang ayam ke dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Jawa Timur.
Sebanyak 250 set baterai kandang ayam dikirimkan pada 12 Juni 2026, masing-masing 125 set untuk Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun dan 125 set untuk Lapas Kelas IIA Pamekasan.
Sarana peternakan tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan budidaya ayam petelur dengan kapasitas hingga 1.000 ekor di setiap UPT penerima.
Program ini menjadi bagian dari strategi besar Pemasyarakatan dalam membangun kemandirian warga binaan sekaligus memperkuat kontribusi sektor peternakan terhadap ketahanan pangan nasional.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur Bagus Dwi Siswandono menegaskan bahwa pengiriman sarana peternakan tersebut tidak sekadar bantuan fasilitas, tetapi merupakan bentuk transfer program pembinaan produktif yang telah terbukti berjalan di lingkungan pemasyarakatan.
“Ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor pertanian dan peternakan, tetapi juga dapat didukung oleh Pemasyarakatan melalui program pembinaan yang produktif,” kata Bagus Dwi, Sabtu (13/6/2026).
“Kami ingin mendorong setiap UPT mampu mengembangkan potensi ekonomi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan maupun masyarakat,” tambahnya.
Pengembangan peternakan ayam di lingkungan lapas dinilai memiliki nilai strategis karena mampu menghasilkan sumber pangan sekaligus menjadi media pelatihan keterampilan bagi warga binaan.
Melalui program tersebut, warga binaan dibekali kemampuan teknis di bidang peternakan yang dapat menjadi modal usaha setelah kembali ke tengah masyarakat.
Selain mendukung ketersediaan pangan, program ini juga diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembinaan yang lebih produktif, mandiri, dan berorientasi pada pemberdayaan.
Pengiriman baterai kandang ayam dari Gunung Sindur ke Madiun dan Pamekasan menjadi bukti bahwa sinergi antar-UPT Pemasyarakatan terus diperkuat untuk mempercepat realisasi program-program strategis nasional.
Dengan kapasitas peternakan yang terus berkembang, lapas tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga menjadi pusat pelatihan keterampilan dan pengembangan ekonomi produktif yang mendukung agenda ketahanan pangan pemerintah.
Ke depan, program serupa diharapkan dapat direplikasi di berbagai lapas dan rutan di seluruh Indonesia sehingga menciptakan jaringan peternakan produktif yang tidak hanya menopang kebutuhan internal, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. (BAA)












