Suara Warga Binaan Sambut Idul Adha dengan Haru dan Khidmat

Deloo.id, Serang – Suara ratusan warga binaan berpadu dalam lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menghadirkan suasana haru yang jarang terlihat dalam keseharian lembaga pemasyarakatan.

Dalam momen sakral menyambut Hari Raya Iduladha itu, warga binaan, yang biasanya diselimuti rutinitas ketat, seakan menemukan ruang pelepas rindu akan kampung halaman dan keluarga.

Kebersamaan yang tercipta membuat atmosfer lapas malam itu terasa berbeda: lebih hangat, lebih teduh, dan sarat makna.

Kegiatan takbiran dimulai setelah waktu Isya. Barisan warga binaan duduk rapi, sementara petugas lapas berjaga memastikan semuanya berlangsung aman dan tertib. Namun alih-alih tegang, suasana justru dipenuhi kekhidmatan.

Beberapa warga binaan tampak menitikkan air mata, larut dalam lantunan takbir yang mengingatkan mereka pada masa-masa berkumpul dengan keluarga di luar tembok besi.

Kepala Lapas Kelas IIA Serang Riko Stiven menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dari pembinaan moral dan spiritual di dalam lapas.

“Kami ingin warga binaan merasakan suasana religius Iduladha, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebaikan agar menjadi pribadi yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujar Riko semalam.

Ia menambahkan bahwa pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam proses pemasyarakatan. Karena itu, setiap momentum keagamaan seperti Iduladha selalu dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memberikan ruang refleksi bagi warga binaan.

Selama pelaksanaan, petugas melakukan pengamanan menyeluruh. Namun tidak ada ketegangan berarti justru sinergi antara petugas dan warga binaan membuat kegiatan berjalan sangat kondusif.

Lapas Serang malam itu seolah menjelma menjadi ruang ibadah besar yang dipenuhi semangat kebersamaan.

Dengan gema takbir yang menggema hingga larut malam, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan semangat baru, memperkuat nilai religius, dan memberi harapan bagi warga binaan bahwa hari esok masih menyimpan cahaya. (BAA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *