Deloo.id, Tangerang – Program pembinaan unggulan Jawara Beton di Lapas Kelas I Tangerang kembali mencuri perhatian publik.
Bukan hanya karena inovasinya, tetapi juga karena kunjungan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik (Pusdatin KP) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menggandeng 17 awak media nasional, Selasa (26/05), dalam rangkaian publikasi nasional IMPACT Route (Imigrasi dan Pemasyarakatan in Action).
Program ini menjadi salah satu etalase pembinaan paling produktif di lingkungan Pemasyarakatan yang menunjukkan bahwa lapas bukan sekadar tempat menjalani pidana, tetapi juga “pabrik” lahirnya keterampilan baru bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Rumah Tipe 36 Karya Warga Binaan Dipamerkan, Bangunan dari Panel RISHAM & Bataton Jadi Pusat Perhatian
Selain melihat proses produksi, tim media dan Pusdatin KP turut meninjau rumah contoh tipe 36 yang berdiri kokoh di area lapas. Bangunan tersebut dibuat menggunakan panel pracetak RISHAM dan Bataton, seluruhnya merupakan hasil kerja Warga Binaan dalam program pembinaan mandiri.
Inovasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan produktif di lapas bukan teori semata, tetapi menghasilkan karya nyata yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Program Jawara Beton adalah bukti bahwa pembinaan tidak hanya menyentuh aspek kepribadian, tetapi juga membekali Warga Binaan keterampilan produktif bernilai ekonomi. Melalui publikasi IMPACT Route, kami ingin masyarakat melihat transformasi positif ini secara langsung,” ujar Kepala Kanwil Ditjenpas Banten, Muhammad Ali Syeh Banna.
Media Saksikan Proses Produksi: Dari FABA hingga Paving Block Siap Pasar
Dalam kunjungan tersebut, awak media menyaksikan detail proses produksi yang dikelola langsung oleh WBP. Mulai dari pengolahan bahan baku, pencampuran material, pencetakan, hingga hasil akhir produk konstruksi yang menggunakan material Fly Ash dan Bottom Ash (FABA).
Produk unggulannya meliputi paving block, roster beton, batako press, Bataton, dan panel beton pracetak RISHAM.
Semua diproduksi melalui program pembinaan kerja yang dirancang untuk mencetak WBP agar memiliki kompetensi profesional dan kesiapan kerja ketika kembali ke masyarakat.
IMPACT Route Dorong Kepercayaan Publik terhadap Pembinaan Pemasyarakatan
Program peliputan berskala nasional ini diharapkan memperluas eksposur publik terhadap berbagai inovasi pembinaan yang berkembang di lingkungan Pemasyarakatan.
Tidak hanya menampilkan hasil karya, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa pemerintah serius mengembangkan pembinaan WBP menjadi lebih modern, produktif, dan berorientasi masa depan.
Kemenimipas menargetkan Jawara Beton menjadi model pembinaan produktif yang dapat direplikasi ke lapas-lapas lain di Indonesia. (BAA)












