Eazy Paspor Jakpus Targetkan Wisatawan Umroh di International Islamic Expo 2026

Deloo.id, Jakarta – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat menghadirkan Layanan Eazy Paspor di ajang International Islamic Expo (IIE) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), pada 26–27 Juni 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi pelayanan keimigrasian yang semakin adaptif dengan menghadirkan layanan langsung di tengah masyarakat.

Pengunjung pameran kini tidak perlu lagi datang ke kantor imigrasi untuk mengajukan permohonan paspor baru maupun penggantian paspor.

Sebanyak 200 kuota layanan paspor disediakan selama dua hari penyelenggaraan expo.

Seluruh pemohon diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui aplikasi M Paspor dengan memilih lokasi layanan “Layanan Paspor International Islamic Expo 2026” sesuai jadwal yang tersedia.

International Islamic Expo 2026 merupakan ajang internasional yang mempertemukan pelaku industri pariwisata, hospitality, halal lifestyle, travel, perdagangan, hingga mitra bisnis dari berbagai negara.

Kehadiran layanan Eazy Paspor di lokasi tersebut diharapkan menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang tengah mempersiapkan perjalanan ke luar negeri, khususnya calon jamaah umrah dan haji.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat, Iqbal Ma’ruf, mengatakan inovasi ini merupakan bentuk komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau masyarakat.

“Kami berharap kehadiran Layanan Eazy Paspor pada International Islamic Expo 2026 dapat memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat,” papar Iqbal di Jakarta, Sabtu (27/6/2026).

“Melalui pelayanan yang hadir langsung di lokasi kegiatan, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh layanan keimigrasian yang cepat, mudah, dan berkualitas,” lanjutnya.

Menurutnya, pelayanan keimigrasian tidak lagi hanya berpusat di kantor imigrasi, tetapi terus dikembangkan melalui konsep layanan jemput bola agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Selain mempercepat proses pengurusan dokumen perjalanan, kehadiran Eazy Paspor juga menjadi bagian dari strategi modernisasi pelayanan publik berbasis digital yang memanfaatkan aplikasi M Paspor sebagai pintu utama pendaftaran layanan.

Melalui inovasi tersebut, Direktorat Jenderal Imigrasi berharap masyarakat dapat menikmati pelayanan yang lebih praktis, efisien, dan nyaman tanpa mengurangi kualitas maupun standar pelayanan yang diberikan.

Ke depan, layanan serupa akan terus dikembangkan pada berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional sebagai upaya memperluas akses pelayanan keimigrasian sekaligus mendukung transformasi birokrasi yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (BAA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *