Menimipas dan Menkes Cek Kesehatan Warga Binaan NK dari TBC

Deloo.id, Jakarta – Pemerintah memulai langkah besar dalam memperkuat layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan dengan meluncurkan Kick Off Skrining Tuberkulosis (TB) melalui pemeriksaan rontgen dada dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Lapas Kelas IIA Ngaseman Nusakambangan beberapa hari lalu.

Peluncuran program tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Kesehatan bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.

Kehadiran kedua menteri menandai dimulainya kolaborasi lintas kementerian untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi warga binaan dan petugas pemasyarakatan.

Program skrining difokuskan pada deteksi dini tuberkulosis melalui pemeriksaan rontgen dada, pemeriksaan kesehatan dasar, serta identifikasi faktor risiko penyakit menular.

Langkah ini diharapkan mampu menemukan kasus TB lebih cepat sehingga pengobatan dapat segera diberikan sekaligus menekan potensi penyebaran penyakit di lingkungan lapas.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Kesehatan dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan meninjau langsung proses pemeriksaan kesehatan, berdialog dengan tenaga medis, serta menyapa warga binaan yang mengikuti layanan kesehatan gratis.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara, termasuk mereka yang sedang menjalani pidana.

“Pemasyarakatan bukan hanya berbicara tentang pembinaan, tetapi juga memastikan hak-hak dasar warga binaan tetap terpenuhi. Kesehatan menjadi prioritas karena lingkungan lapas yang sehat akan mendukung proses pembinaan berjalan lebih optimal,” ungkap Agus kepada Jurnalis Mitra Imigrasi dan Pemasyarakatan (JMIP), Selasa (30/6).

“Kolaborasi ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan yang setara bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Ngaseman Nusakambangan Sarwito menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Menurutnya, skrining TB menjadi langkah strategis untuk mendeteksi penyakit sejak dini sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyebaran penyakit menular di dalam lapas.

“Kami siap mendukung penuh setiap program kesehatan nasional yang dilaksanakan di lingkungan pemasyarakatan. Deteksi dini menjadi kunci untuk menciptakan lapas yang sehat, aman, dan mendukung keberhasilan proses pembinaan,” kata Sarwito.

Program Cek Kesehatan Gratis di Nusakambangan merupakan bagian dari sinergi antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga ke kelompok masyarakat yang berada di lingkungan khusus, termasuk lembaga pemasyarakatan.

Pelaksanaan kick off tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif, mempercepat eliminasi tuberkulosis di Indonesia, serta membangun lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat, aman, dan bebas dari penyakit menular. (BAA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *