Langkah Progresif SMAN6KO 2002: Re-branding, Reuni Sehat, Hingga Galang Donasi Kebakaran

Penyerahan simbolis Sumbangan Sukarela Gak Dipaksa (SUSU GADIS) oleh Tika Herfiani (Kiri), perwakilan alumni SMAN 6 Kota (SMAN6KO) Bengkulu angkatan 2002 kepada Aulia Rahman alias Arman Geboy (Kanan), salah satu korban kebakaran, Pengantungan. (Ist)

Deloo.id, Bengkulu – Alumni SMAN 6 Kota (SMAN6KO) Bengkulu angkatan 2002, kembali menyerahkan Sumbangan Sukarela Gak Dipaksa (Susu Gadis) kepada Aulia Rahman alias Arman Geboy, di kawasan Pengantungan, Bengkulu, Selasa (25/8/2026) pagi. Arman Geboy sendiri merupakan salah satu korban kebakaran, 12 Agustus 2026, yang menimpa 24 rumah hunian dengan 25 kepala keluarga atau 74 jiwa. Total donasi dari perwakilan alumnus SMAN6KO 2002 selama 8 hari, terkumpul Rp 15 Juta.

Penyerahan diserahkan langsung pengurus SMAN6KO 2002, Fetrik Sonepil, Elma Heryawati, Tangguh SR, didampingi rekan-rekan alumni lainnya. “Donasi sudah ditutup tanggal 20 Agustus lalu. Untuk pemberian bantuan dibagi dua tahap. Tahap pertama sudah diserahkan tanggal 13 Agustus lalu kepada saudara kita Aulia Rahman,” ujar Fetrik dalam siaran persnya kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).

Aulia Rahman alias Arman Geboy (kaos putih), bersama rekan-rekan alumni SMAN6KO Bengkulu angkatan 2002. (Ist)

Sementara itu, Elma menambahkan, penyaluran bantuan tahap pertama, berupa beberapa paket sembako, pakaian dan uang tunai senilai Rp 10 juta. Untuk tahap kedua, diserahkan simbolis bantuan tunai sebesar RP 5 juta. “Bantuan tersebut merupakan swadaya seluruh alumni SMAN6KO Bengkulu 2002. Terima kasih atas kepedulian dan kebaikan kita bersama. Semoga Allah membalasnya dengan keberkahan yang melimpah,” ungkap Elma.

Penyerahan simbolis bantuan pakaian dan sembako dari alumni SMAN6KO Bengkulu angkatan 2002 kepada Aulia Rahman alias Arman Geboy, salah satu korban kebakaran pengantungan. (Ist)

Terpisah, Arman Geboy, mengapresiasi bantuan “SUSU GADIS” SMAN6KO Bengkulu 2002. Menurut Geboy, angkatan 2002 mendapat perhatian khusus di kalangan IKAL SMAN 6 Bengkulu. “Angkatan 2002 (SMAN6KO 2002) patut jadi rujukan. Alumni percontohan dari angkatan lain. Punya nilai lebih dari sisi kebersamaan, solid, dan kompak,” urai Ketua RT 5 Pengantungan tersebut.

Kegiatan reuni SMAN6KO Bengkulu angkatan 2002, sekaligus silaturahmi olahraga Hey Sport Badminton 2026, 8 Agustus 2026. (Ist)

Sebelumnya, alumni SMAN6KO Bengkulu 2002 memastikan langkah progresif usai regenerasi pengurus. Termasuk, re-branding dengan memperkenalkan logo baru SMAN6KO Bengkulu 2002 hasil kreasi Tangguh SR, dan tim Kanigara Design, serta masukan alumni lainnya. Menurut Tangguh, logo baru tersebut merepresentasikan nama sekolah SMAN 6 Kota Bengkulu, serta identitas daerah Bunga Rafflesia Arnoldi. Bentuk irisan semangka, menjadi simbol perjuangan, dan akar keberlanjutan silaturahmi alumni SMAN6KO Bengkulu 2002.

Re-branding logo baru alumni SMAN 6 Kota (SMAN6KO) Bengkulu angkatan 2002. (Ist)

“Proses re-branding telah melalui proses panjang sejak awal. Sosialisasi internal melalui kegiatan Hey Sport Badminton 2026. Ajang reuni dan olahraga, didukung penuh Rokok HS milik rekan alumni, HM Suryo. Langkah penataan kepengurusan, serta penguatan sistem ini juga tidak lepas dari kontribusi rekan-rekan alumni. Agar SMAN6KO Bengkulu 2002 tetap solid dan kompak. Serta pengurus dan sistem yang baik, bertanggung jawab, amanah, dan transparan alias BABE AMAT,” demikian Tangguh. (Gorgom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *