Deloo.id, Serang – Kepemimpinan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Banten resmi berganti. Jabatan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten kini diemban Lili, menggantikan Muhammad Ali Syeh Banna dalam prosesi lepas sambut yang berlangsung penuh kehangatan dan semangat kebersamaan.
Momentum pergantian kepemimpinan tersebut menjadi penanda berlanjutnya agenda pembenahan dan penguatan sistem pemasyarakatan di Provinsi Banten. Acara turut dihadiri para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, termasuk Kepala Lapas Kelas IIA Serang Riko Stiven bersama Ketua PIPAS Cabang Lapas Kelas IIA Serang.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran pemasyarakatan memberikan apresiasi kepada Muhammad Ali Syeh Banna atas dedikasi, kontribusi, dan kepemimpinan yang telah diberikan selama memimpin Kanwil Ditjenpas Banten.
Selama masa kepemimpinannya, berbagai program penguatan keamanan, peningkatan kualitas pembinaan warga binaan, serta penguatan pelayanan publik terus didorong sebagai bagian dari transformasi pemasyarakatan yang lebih modern dan akuntabel.
Kini, tongkat estafet kepemimpinan beralih kepada Lili yang akan melanjutkan berbagai program strategis sekaligus menghadirkan inovasi baru dalam memperkuat kinerja pemasyarakatan di wilayah Banten.
“Kami menyadari bahwa tantangan pemasyarakatan ke depan semakin kompleks. Karena itu, sinergi, integritas, profesionalisme, dan kolaborasi harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas. Kami akan melanjutkan program-program baik yang telah berjalan sekaligus memperkuat inovasi untuk menghadirkan pemasyarakatan yang semakin berdampak bagi masyarakat,” ujar Lili, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, pemasyarakatan saat ini tidak hanya berbicara mengenai pembinaan warga binaan, tetapi juga menyangkut kualitas pelayanan publik, keamanan, pemberdayaan, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan sosial.
“Kami ingin memastikan seluruh jajaran bergerak dalam satu visi yang sama, yaitu menghadirkan pemasyarakatan yang profesional, transparan, humanis, dan dipercaya masyarakat. Kepercayaan publik adalah aset yang harus terus dijaga dan ditingkatkan,” katanya.
Prosesi lepas sambut berlangsung dalam suasana penuh penghormatan terhadap pengabdian pejabat lama sekaligus optimisme terhadap kepemimpinan baru.
Sejumlah pejabat dan pegawai pemasyarakatan menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru mampu memperkuat reformasi birokrasi serta meningkatkan kualitas layanan di seluruh UPT Pemasyarakatan di Banten.
Pergantian kepemimpinan ini dinilai menjadi momentum penting untuk mempercepat transformasi pemasyarakatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memperkuat komitmen mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru, Kanwil Ditjenpas Banten diharapkan mampu memperkuat sinergi antarinstansi, meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan, serta menghadirkan inovasi yang mendukung tujuan besar reformasi pemasyarakatan nasional. (BAA)












