Kapolres Tangsel ke Sekolah, Deklarasi Perangi Tawuran Pelajar Lewat CETAR

Deloo.id, Tangsel – Polres Tangerang Selatan berupaya memutus mata rantai tawuran pelajar melalui program CETAR (Cegah Tawuran Antar Pelajar).

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, turun langsung menyapa dan memberikan edukasi kepada ratusan siswa SMPN 4 Kota Tangerang Selatan dalam kegiatan Police Goes To School.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian untuk membangun kesadaran generasi muda agar menjauhi kekerasan, kenakalan remaja, penyalahgunaan media sosial, serta berbagai tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Di hadapan para siswa, AKBP Boy Jumalolo menegaskan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda.

Karena itu, pelajar harus mampu mengisi waktunya dengan kegiatan positif, prestasi akademik maupun non-akademik, serta membangun karakter yang disiplin dan bertanggung jawab.

“Tawuran bukan jalan keluar dari sebuah persoalan. Tawuran justru merusak masa depan, menghancurkan cita-cita, bahkan dapat merenggut nyawa. Kami ingin adik-adik pelajar menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, dan mampu menjadi kebanggaan keluarga serta bangsa,” kata AKBP Boy Jumalolo, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial saat ini sering kali menjadi pemicu munculnya konflik antar kelompok pelajar. Tidak sedikit aksi tawuran berawal dari ejekan, tantangan, atau provokasi yang beredar di dunia maya.

Karena itu, Boy mengingatkan para siswa untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum tentu benar.

“Jangan pernah terprovokasi oleh ajakan tawuran, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Gunakan teknologi untuk belajar, berkreasi, dan membangun masa depan yang lebih baik. Jadilah pelajar yang membanggakan sekolah, bukan yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Program CETAR sendiri merupakan salah satu langkah nyata Polres Tangerang Selatan dalam membangun budaya damai di kalangan pelajar.

Melalui pendekatan edukatif dan dialog langsung, kepolisian berharap dapat memperkuat hubungan antara aparat keamanan, sekolah, orang tua, dan siswa dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Kegiatan Police Goes To School juga menjadi ruang interaksi bagi para siswa untuk menyampaikan aspirasi, bertanya seputar hukum, serta memahami dampak hukum dari berbagai bentuk kenakalan remaja yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.

Polres Tangerang Selatan menilai pencegahan harus dimulai sejak dini agar generasi muda tidak terjerumus dalam perilaku negatif yang dapat merusak masa depannya.

Dengan semangat CETAR, para pelajar diajak menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan energi positif, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.

“Kami ingin sekolah menjadi tempat lahirnya generasi emas Indonesia, bukan tempat tumbuhnya bibit kekerasan. Masa depan kalian terlalu berharga untuk dipertaruhkan dalam aksi tawuran,” tegas AKBP Boy Jumalolo.

Program ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa yang berkomitmen mendukung gerakan anti tawuran demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan produktif. (BYD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *