HUT Pancasila, Lapas Serang Beri Voucher Wartel untuk Napi Lepas Rindu ke Keluarga

Deloo.id, Serang – Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang menghadirkan suasana berbeda.

Tidak hanya diwarnai upacara dan refleksi kebangsaan, momentum nasional tersebut diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh sisi kemanusiaan dengan membagikan voucher layanan Wartelsuspas kepada warga binaan.

Program tersebut menjadi simbol kepedulian sekaligus upaya menjaga ikatan emosional antara warga binaan dengan keluarga yang berada di luar tembok pemasyarakatan.

Melalui voucher tersebut, para warga binaan dapat memanfaatkan fasilitas komunikasi resmi untuk menghubungi keluarga secara aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Suasana haru terlihat saat sejumlah warga binaan menerima voucher komunikasi tersebut.

Bagi sebagian dari mereka, kesempatan untuk mendengar suara keluarga menjadi momen berharga yang mampu menghadirkan semangat baru dalam menjalani proses pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Riko Stiven, mengatakan bahwa Hari Lahir Pancasila harus dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial.

Menurutnya, nilai-nilai luhur Pancasila harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, termasuk warga binaan.

“Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk menghadirkan nilai kemanusiaan dalam setiap pelayanan. Voucher Wartelsuspas ini kami berikan sebagai bentuk penghormatan terhadap hak warga binaan untuk tetap berkomunikasi dengan keluarga. Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses pembinaan,” ujar Riko Stiven dalam keterangannya, Senin (1/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa komunikasi yang terjaga dengan baik dapat membantu memperkuat kondisi psikologis warga binaan, menumbuhkan optimisme, serta mempererat hubungan kekeluargaan yang nantinya akan menjadi bekal penting saat kembali ke tengah masyarakat.

Menurut Riko, semangat Pancasila tidak hanya berbicara tentang persatuan bangsa, tetapi juga tentang bagaimana negara menghadirkan keadilan, kepedulian, dan penghormatan terhadap martabat manusia dalam setiap aspek pelayanan.

“Kami ingin memastikan bahwa proses pembinaan berjalan secara humanis. Ketika hubungan keluarga tetap terjaga, maka peluang keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan juga akan semakin besar. Ini adalah bentuk implementasi nyata nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” katanya.

Program pembagian voucher Wartelsuspas tersebut mendapat sambutan positif dari warga binaan. Selain membantu menjaga komunikasi dengan keluarga, fasilitas itu juga menjadi penyemangat untuk terus mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh lapas.

Melalui berbagai inovasi pelayanan dan pendekatan yang berorientasi pada nilai-nilai Pancasila, Lapas Kelas IIA Serang terus berupaya membangun sistem pemasyarakatan yang lebih modern, humanis, dan bermartabat.

Momentum Hari Lahir Pancasila tahun ini pun menjadi pengingat bahwa di balik tembok pemasyarakatan, harapan, kasih sayang keluarga, dan semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik tetap tumbuh dan terjaga. (BAA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *