Waspada Hantavirus, Rutan Depok Gandeng Dinkes Bentengi Petugas dan Warga Binaan

Deloo.id, Depok – Ancaman penyakit menular terus menjadi perhatian serius di berbagai sektor, termasuk lingkungan pemasyarakatan.

Menyikapi meningkatnya kewaspadaan terhadap penyebaran Hantavirus, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok bergerak cepat dengan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok untuk menggelar penyuluhan kesehatan bagi petugas dan warga binaan, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gazebo Kunjungan Rutan Depok tersebut menjadi langkah preventif untuk memperkuat pemahaman sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat tersebut.

Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari 25 pegawai dan 25 warga binaan mengikuti kegiatan dengan antusias.

Mewakili Kepala Rutan Kelas I Depok, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Thowvik Nur Rohman, membuka kegiatan dan menegaskan pentingnya edukasi kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan sehat.

Menurutnya, pengetahuan tentang penyakit menular menjadi bekal penting bagi seluruh penghuni dan petugas agar mampu melakukan pencegahan sejak dini serta memahami langkah-langkah mitigasi risiko yang tepat.

Dalam penyuluhan tersebut, dua narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Depok memaparkan berbagai informasi terkait Hantavirus, mulai dari pengertian penyakit, penyebab, gejala klinis, pola penularan, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai gejala awal penyakit, cara menjaga kebersihan lingkungan, serta langkah yang harus dilakukan apabila menemukan potensi risiko penyebaran virus.

Selain memberikan pemahaman medis, narasumber juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan area hunian, pengelolaan sampah yang baik, serta penerapan pola hidup sehat sebagai benteng utama dalam mencegah berbagai penyakit menular.

Kepala Rutan Kelas I Depok, Agung Nurbani, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Rutan Depok dalam menghadirkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan berorientasi pada perlindungan kesehatan seluruh penghuni.

“Kesehatan merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan pembinaan maupun pelayanan di lingkungan pemasyarakatan. Karena itu, kami terus berupaya meningkatkan literasi kesehatan bagi petugas dan warga binaan agar mampu mengenali berbagai potensi ancaman penyakit serta memahami langkah-langkah pencegahannya,” ujar Agung Nurbani.

Ia menegaskan bahwa sinergi dengan Dinas Kesehatan menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh program kesehatan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami ingin membangun budaya hidup bersih dan sehat yang menjadi kebiasaan bersama. Edukasi seperti ini bukan hanya meningkatkan kewaspadaan terhadap Hantavirus, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif untuk menjaga kesehatan lingkungan secara berkelanjutan,” katanya.

Agung menambahkan, keberhasilan pembinaan tidak hanya ditentukan oleh aspek keamanan dan kedisiplinan, tetapi juga oleh kualitas kesehatan warga binaan dan petugas yang berada di dalam lingkungan rutan.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Depok berharap seluruh peserta dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing sehingga upaya pencegahan penyakit menular dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Dengan kolaborasi aktif antara pemasyarakatan dan sektor kesehatan, Rutan Depok terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan kesehatan masyarakat. (BAA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *